31 Kasus Campak di Maros, Dinkes Imbau Warga Segera Vaksin
Sebanyak 31 kasus campak telah ditemukan di Kabupaten Maros sejak awal 2026, membuat Dinas Kesehatan setempat mengeluarkan peringatan publik. Kepala Dinas Kesehatan, Muhammad Yunus, menekankan pentingnya prevention dini melalui vaksinasi massal yang kini digencarkan di seluruh health facilities daerah.
Hingga saat ini, 30 pasien telah sembuh, sementara satu orang masih dalam perawatan intensif. Yunus, yang juga seorang dokter, mengungkapkan bahwa gejala utama penyakit ini meliputi red spots di kulit dan fever yang berlangsung sekitar tujuh hari—tanda klasik yang harus segera diwaspadai oleh orang tua.
Ia mengimbau masyarakat, terutama parents dari anak balita, untuk tidak mengabaikan immunization dan segera membawa anak ke puskesmas atau faskes terdekat. Penurunan minat vaksinasi selama pandemi Covid-19 menjadi salah satu faktor risk utama munculnya kembali kasus ini, karena antibodies kolektif masyarakat mulai menurun.
Dinas Kesehatan menjamin stok vaksin campak dan vaksin penting lainnya seperti BCG dan TBC masih available dan dalam kondisi aman. "Kita harus pastikan semua anak mendapatkan vaksin untuk protection jangka panjang," tegas Yunus, menekankan bahwa public trust dalam sistem kesehatan harus dibangun kembali secara bertahap.
Anak saya baru keluar bintik kemarin, untung cepat bawa ke puskesmas. Ternyata itu gejala campak, bukan alergi. Semoga awareness kesadaran masyarakat makin naik.
Dulu waktu pandemi emang sempat takut bawa anak ke faskes. Tapi sekarang harus lebih careful hati-hati lagi, malah bisa kena penyakit lain.
Masih ada yang anggap vaksin bahaya. Padahal risikonya jauh lebih kecil daripada outbreak wabah yang bisa meluas cepat.
Logikanya sederhana: kalau banyak yang nolak vaksin, immunity imunitas kelompok turun. Lalu siapa yang rugi? Kita semua.
Ini bukan cuma soal kesehatan, tapi juga responsibility tanggung jawab sosial. Bawa anak divaksin itu melindungi yang belum bisa divaksin.
Pemerintah daerah perlu lebih gencar sosialisasi. Jangan cuma andalkan warning peringatan setelah kasus muncul.