Kesehatan Menurun, Nikita Mirzani Keluhkan Sakit Punggung dan Gigi di Rutan
Kondisi health Nikita Mirzani terus memburuk selama ditahan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur. Aktris yang dikenal dengan julukan Nyai itu dilaporkan menderita severe pain akibat permasalahan pada tulang belakangnya, yang menurut hasil rontgen mengalami pergeseran serius.
Kuasa hukumnya, Usman Lawara, memperingatkan bahwa kondisi ini bisa berdampak fatal jika tidak segera ditangani. "Ini harus segera diambil tindakan karena kalau tidak diambil tindakan berakibat pada nerves ke mana-mana gitu," ujarnya. Meski sudah mengajukan permohonan agar kliennya bisa menjalani operasi atau terapi intensif di luar rutan, hingga kini belum ada response dari pihak berwenang.
Menurut Usman, Nikita tampak sehat secara kasat mata, sehingga permohonan medisnya dianggap tidak mendesak. Padahal, hanya sang artis yang benar-benar merasakan beban pain yang dialaminya. "Kalau dilihat dari kasat mata memang sehat, tapi yang ngerasain kan Nikita," tegasnya, menekankan betapa besar pressure yang dirasakan kliennya.
Masalah kesehatan Nikita tidak berhenti di punggung. Ia juga mengalami komplikasi pada gigi, termasuk patahnya implan yang menyebabkan rasa nyeri luar biasa hingga harus dilarikan ke rumah sakit. Pengobatan yang diberikan selama ini masih sebatas pemeriksaan awal, bukan penanganan tuntas. Dengan treatment yang tertunda, risiko further damage terus mengintai.
Kalau sudah sampai saraf otak, ini bukan masalah biasa. Harusnya ada urgent care penanganan darurat sebelum terlambat.
Sakit punggung dan gigi sekaligus? Bisa dibayangkan betapa intense intens rasa sakitnya. Tahanan lain juga pasti merasakan tekanan seperti ini.
Kelihatannya sehat dari luar, tapi dalamnya rusak. Ini bahaya kalau sistem hanya melihat appearance penampilan tanpa pemeriksaan menyeluruh.
Dari dulu Nikita vokal, sekarang diam karena sakit. Itu sendiri sudah jadi warning sign tanda peringatan besar.
Implan patah itu menyakitkan banget. Bayangin harus tidur, makan, bahkan bicara sambil menahan discomfort ketidaknyamanan terus-menerus.
Kenapa harus menunggu kondisi memburuk dulu baru ada decision keputusan? Sistem perawatan tahanan perlu perubahan besar.