Dikalahkan An Se-young di Depan Pendukung Sendiri, Wang Zhi Yi Puas Jadi Penantang Terhebat
Di hadapan pendukungnya sendiri di Ningbo, Tiongkok, Wang Zhi Yi harus mengakui keunggulan An Se-young setelah kalah dalam tense tiga gim di final Kejuaraan Asia 2026. Meski dibayangi kekecewaan kekalahan, Zhi Yi tetap tampil dengan pride , menyebut dirinya sebagai penantang terkuat sang juara dunia asal Korea Selatan.
Gim pertama berjalan cepat dengan An Se-young unggul 21-12, namun Wang bangkit di gim kedua dengan permainan ofensif yang menekan, memenangkan 21-17. Di gim penentu, kedua pemain saling kejar angka hingga skor 18-20, sebelum akhirnya An menutup laga 21-18. Total, pertandingan berlangsung hampir two hours , menunjukkan physical dan mental yang luar biasa dari kedua atlet.
Wang Zhi Yi mengakui bahwa An Se-young memang layak menang, tetapi ia merasa progress performanya selama turnamen ini membuktikan bahwa ia kini berada di level yang sama secara consistency . "Saya sangat puas dengan penampilan saya," ujarnya, menekankan bahwa ia tidak lagi sekadar pesaing, melainkan penantang serius yang bisa memberi pressure tinggi pada ranking 1 dunia.
Bagi penggemar bulu tangkis Tiongkok, hasil ini menyisakan mixed perasaan: kekecewaan karena gelar gagal dipertahankan di kandang sendiri, namun juga harapan akan future yang cerah bersama Wang Zhi Yi. Dengan performa seperti ini, bukan tidak mungkin ia akan menjadi major threat di Olimpiade mendatang.
Sayang banget kalah di kandang sendiri, tapi permainannya incredible luar biasa sih. Fisik tahan banting!
An Se-young emang kelas dunia, tapi Wang mulai close mendekat banget. Tekanan di gim ketiga itu kerasa banget.
Puas juga dengar Wang bilang dia puas. Bukan berarti terima kalah, tapi growth pertumbuhan mental atlet top itu penting.
100 menit lawan peringkat 1 dunia? Itu proof bukti dia punya stamina dan nyali.
Wang kalah angka, tapi menang respect respek. Sekarang semua orang lihat dia bukan penonton, tapi pesaing.
Pertanyaannya: kapan dia benar-benar break through tembus dan bawa gelar dari tangan An?