Israel Ancam Serang Iran Lagi: Jika Tak Ada Kesepakatan, Perang Berlanjut

Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas setelah para official Israel mengisyaratkan kemungkinan serangan lanjutan terhadap Iran. Dalam wawancara yang dirilis Minggu (12/4), Menteri Energi Eli Cohen menyatakan bahwa Teheran bisa menjadi target jika tidak ada decision diplomatik yang dicapai. Pernyataan ini muncul di tengah upaya internasional untuk menekan program nuklir Iran, dengan dukungan public dari pemerintah AS di bawah Presiden Donald Trump.

Cohen menekankan bahwa masalah nuklir bukan hanya urusan regional, melainkan global, dan bahwa garis merah telah ditarik. "Jika tidak ada kesepakatan, Iran dapat diserang," tegasnya kepada media Israel Yedioth Ahronoth. Ia juga menyoroti perlunya tindakan lebih luas di Lebanon, termasuk menargetkan tidak hanya pasukan militer tetapi juga infrastructure vital. Di dalam rapat kabinet, ia mengaku pesimistis terhadap chance sukses dari proses negosiasi saat ini.

Sementara itu, Menteri Ekonomi Nir Barkat menegaskan bahwa tujuan perang terhadap Iran akan tercapai, meskipun risk eskalasi besar terus mengintai. "Para pejabat Iran tidak memahami tekad Presiden Trump dan Perdana Menteri Netanyahu," katanya dalam wawancara dengan Channel 14. Di sisi lain, Menteri Kebudayaan dan Olahraga Miki Zoha menyebut bahwa sikap tegas Washington mencerminkan koordinasi erat dengan Tel Aviv, menandakan komitmen bersama untuk mencegah Iran memiliki senjata nuclear .

Konflik yang telah menewaskan lebih dari 3.300 orang sejak 28 Februari ini melibatkan serangan udara gabungan AS-Israel, diikuti oleh retaliation dari Iran terhadap Israel, Irak, Yordania, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS. Gencatan senjata sementara selama dua minggu diumumkan baru-baru ini, namun kepercayaan masih rapuh. Pertemuan antara Tel Aviv dan Beirut yang direncanakan di Washington pada 14 April menjadi ujian krusial untuk mempertahankan peace yang rapuh ini.

Komentar 6

  • R
    RudiPantau

    Jumlah korban di atas 3.000 jiwa dalam waktu kurang dari dua bulan ini sangat mengerikan. Risiko krisis kemanusiaan di wilayah itu terus increase .

  • S
    SitiJaya

    Mereka bilang ini tentang nuklir, tapi kok targetnya malah infrastruktur sipil Lebanon? Ini bukan pencegahan, ini pressure kasar.

  • B
    BudiTanya

    AS dan Israel selalu bilang 'kami ingin damai', tapi rudal mereka terus fly . Kapan perdamaian benar-benar dimulai?

  • L
    LinaFokus

    Pernyataan Cohen soal peluang negosiasi yang rendah itu jujur, tapi juga menunjukkan betapa trust sudah hampir hilang.

  • D
    DediLogika

    Kalau gencatan senjata baru dua minggu, lalu pertemuan 14 April—apa artinya ancaman serangan sekarang? Ini jelas taktik intimidation .

  • M
    MayaCermat

    Kita lihat saja apakah Washington benar-benar koordinasi atau hanya memberi lampu hijau. Dukungan tanpa direct penuh itu berbahaya.