Produsen DRAM Hanya Mampu Penuhi 60 Persen Permintaan Tahun Depan

Produsen DRAM global diprediksi hanya mampu memenuhi sekitar 60 persen dari total demand pasar pada 2027, menurut report yang dirilis Senin (20/4/2026). Lonjakan kebutuhan artificial intelligence (AI) menjadi penyebab utama ketimpangan antara pasokan dan permintaan, meskipun produsen telah berupaya meningkatkan kapasitas produksi.

Perusahaan besar seperti SK hynix, Samsung, Micron, dan YMTC menghadapi pressure besar dalam menyeimbangkan volume production dengan permintaan yang terus membludak. Meski harga komponen sempat turun dalam beberapa pekan terakhir, market memperkirakan price akan kembali naik karena pemulihan pasokan tidak berjalan quickly .

Fokus produksi kini beralih ke memori High Bandwidth Memory (HBM), yang sangat dibutuhkan industri AI. Perubahan prioritas ini menyebabkan pasokan untuk sektor mobile devices dan personal computers (PC) terabaikan, memperbesar risk kelangkaan di segmen konsumen.

Menurut laporan Nikkei, produsen perlu meningkatkan total output hingga 12 persen selama 2026–2027 untuk mengejar ketertinggalan. Jika shortage ini tidak teratasi, hardware seperti RAM dan perangkat elektronik konsumen berpotensi tetap mahal dalam beberapa tahun ke depan.

Reaksi 6

  • A
    Aryo_77

    Jadi kalau mau ganti laptop atau HP baru, mending cepat sebelum price increase beneran terjadi?

  • D
    Dewi_Tech

    Fokus ke AI emang penting, tapi jangan sampai consumer needs biasa diabaikan terus. Ini bentuk market imbalance yang nyata.

  • B
    Budi_S

    Biaya ekspansi pabrik mahal dan butuh waktu lama, jadi wajar kalau supply shortage masih terasa. Tapi kenapa nggak dari dulu dipersiapkan?

  • L
    Lina_M

    Perusahaan bilang lagi bangun pabrik baru, tapi kita semua tahu prosesnya nggak instant . Harusnya ada rencana jangka pendek juga.

  • P
    Pak_Deni

    Harga RAM naik lagi? Padahal baru turun kemarin. Tekanan pasar memang susah ditebak kalau pasokan nggak stabil.

  • F
    Fajar_E

    AI butuh HBM, iya. Tapi PC dan smartphone juga masih jadi kebutuhan pokok. Pemfokusan ulang produksi harusnya nggak sampai bikin sisi lain kolaps.

Artikel ini berbasis fakta dan disusun ulang untuk tujuan pembelajaran bahasa Inggris; reaksi pembaca adalah contoh dari beragam sudut pandang.

[email protected]