Dari Smartphone, OnePlus Mengembangkan Konsol Gim Genggam
Dari smartphone, OnePlus kini melangkah lebih jauh dengan mengumumkan rencana pengembangan portable pertamanya. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Presiden OnePlus, Li Jie, dalam siaran langsung yang menampilkan sketsa awal perangkat, menandai ekspansi strategis perusahaan ke pasar gaming yang sedang naik daun.
Meski masih dalam bentuk ilustrasi, desain konsol sudah memberi gambaran jelas: perangkat ini akan bersaing di segmen yang sama dengan konsol genggam populer saat ini. Bocoran dari akun Digital Chat Station menyebutkan adanya tombol bahu, kamera belakang, dan pegangan berwarna—namun yang paling mencolok adalah pendekatan kontrolnya yang different .
Alih-alih mengandalkan tombol fisik sebagai utama, konsol dikabarkan akan mengutamakan layar touchscreen . OnePlus sedang mengoptimalkan response layar, mengurangi latency , dan menyematkan refresh rate tinggi untuk menciptakan pengalaman bermain yang lebih smooth dan responsive .
Dari sisi tenaga, perangkat diperkirakan membawa layar sekitar 8 inci dan ditenagai chipset flagship dari MediaTek. Langkah ini bukan sekadar diversifikasi produk, tapi sinyal bahwa OnePlus serius menghadirkan change dalam ekosistem mobile gaming , di tengah pressure pasar yang terus berkembang.
Sentuh doang? Aku khawatir kontrolnya nggak presisi pas main gim aksi berat.
Dari smartphone ke konsol, ini move langkah yang cukup berani. Tapi apakah cukup untuk saingi Steam Deck?
Kalau harganya tembus Rp10 juta, aku mending beli tablet gaming yang sudah ada.
OnePlus selalu punya innovation inovasi, tapi jangan lupa soal support dukungan gim jangka panjang juga.
Refresh rate tinggi dan latensi rendah itu kunci. Kalau itu beneran smooth halus, bisa jadi game-changer.
Semoga bukan sekadar sketsa. Sudah banyak yang umumkan tapi nggak pernah launch rilis beneran.