Xiaomi Luncurkan Lini Tablet Gaming Terbaru Performa Tinggi 2026

Xiaomi baru saja launch lini tablet gaming terbarunya untuk tahun 2026, menegaskan posisinya sebagai pemain kunci di pasar global. Seri terkini, termasuk Xiaomi Pad 8 dan varian high-end , dirancang khusus untuk memenuhi tuntutan para gamer yang mengutamakan kecepatan dan responsivitas.

Salah satu bintang utama adalah Redmi K Pad 2, yang menawarkan visual speed luar biasa berkat layar 8,8 inci beresolusi 3K dengan refresh rate hingga 165Hz. Dapur pacunya didukung chipset MediaTek Dimensity 9500, dipadukan dua port USB-C untuk pengisian daya dan koneksi controller sekaligus.

Untuk pengguna yang menginginkan keseimbangan antara produktivitas dan hiburan, Xiaomi Pad 8 Pro tetap menjadi pilihan utama. Dengan RAM 8GB dan penyimpanan 256GB, perangkat ini menawarkan immersive dalam bermain gim petualangan, didukung baterai besar dan layar sharp . Harganya mulai dari Rp7,4 jutaan.

Bagi yang memiliki anggaran terbatas, Xiaomi juga menyediakan alternatif seperti Redmi Pad SE dengan layar 90Hz–100Hz dan chipset Helio G99. Sistem cooling vapor chamber pada model tertentu memastikan performance tetap stabil meski digunakan dalam durasi panjang, sementara aksesori Bluetooth menambah flexibility penggunaan.

Reaksi 6

  • C
    cak_ra

    Harga mulai 7,4 jutaan buat spek gini cukup competitive , tapi saya masih penasaran soal daya tahan baterai saat main game berat.

  • D
    dina_m

    165Hz di layar 8,8 inci? Itu smooth banget. Tapi kok Redmi K Pad 2 bukan bagian dari seri Pad 8 ya?

  • J
    joko_tekno

    Xiaomi emang jago manfaatin ecosystem mereka. Aksesori controller Bluetooth itu nilai tambah besar buat pengalaman gaming.

  • B
    budi_p

    Vapor chamber di tablet gaming sekarang udah jadi standar. Bagus sih, tapi jangan sampai overheat malah bikin perangkat lemot.

  • S
    sari_l

    Untuk yang butuh tablet buat kerja sekalian main game ringan, Redmi Pad SE bisa jadi option cerdas di bawah 5 juta.

  • F
    fajar_k

    Mereka fokus banget sama user need , dari entry-level sampai high-end. Tapi apakah software-nya cukup dioptimalkan buat semua game terbaru?

Artikel ini berbasis fakta dan disusun ulang untuk tujuan pembelajaran bahasa Inggris; reaksi pembaca adalah contoh dari beragam sudut pandang.

[email protected]