Vivo Luncurkan Y31d Pro dengan Baterai 7000mAh di Indonesia
Vivo meluncurkan new di Indonesia, Y31d Pro, yang langsung menarik perhatian karena mengusung baterai berkapasitas sangat besar, 7000mAh. Ponsel ini diluncurkan secara resmi di Jakarta pada 15 April 2026, dan ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan durability serta productivity tanpa gangguan. Dengan tagline "generasi non-stop", Vivo menyasar pengguna aktif yang sering berada di luar ruangan dan bergantung pada perangkat sepanjang hari.
Salah satu key dari Y31d Pro adalah teknologi pengisian cepat 90W FlashCharge, yang diklaim mampu mengisi baterai dari 1 persen hingga penuh dalam 58 menit. Bahkan saat baterai habis, pengguna masih bisa melakukan panggilan darurat selama empat menit berkat fitur Battery Extender. Respons Vivo terhadap risk kehabisan daya di tengah aktivitas penting terasa sangat langsung dan praktis.
Dari segi ketangguhan, ponsel ini memiliki sertifikasi IP68/69+, yang membuatnya tahan air hingga kedalaman 1,5 meter selama setengah jam. Bodi perangkat juga diperkuat oleh Guardian Glass, yang mampu menahan benturan saat jatuh dari ketinggian hingga 15 meter di atas rumput. Perubahan desain ini menunjukkan komitmen Vivo terhadap protection perangkat dalam kondisi ekstrem.
Di sektor performa, Y31d Pro menggunakan chipset Snapdragon 685 dengan fabrikasi 6nm dan menjalankan sistem operasi OriginOS 6.0. Kamera utamanya beresolusi 50MP dengan dukungan AI Magic Move, yang memungkinkan pengguna memindahkan objek dalam foto secara alami tanpa merusak latar belakang. Harga dimulai dari Rp4.299.000 untuk varian 6GB/128GB, dengan penawaran discount Rp300.000 selama masa prapesan, serta bonus TWS Vivo Buds Air3 bagi pembeli pertama.
Baterai 7000mAh itu game changer buat yang kerja di lapangan. risk Risiko mati di tengah jalan jadi jauh lebih kecil.
Harganya masuk akal, tapi chipset Snapdragon 685 agak mengecewakan untuk 2026. Apakah performance performa benar-benar lancar?
Fitur tahan air dan jatuh dari 15 meter? Itu bukan cuma marketing. Tekanan ke ponsel lain pasti langsung naik.
AI Magic Move kedengarannya keren, tapi seringkali hasilnya justru aneh. Harus lihat report laporan pengguna dulu sebelum percaya.
Diskon 300 ribu dan dapet earbud gratis? Lumayan buat price harga segini. Tapi apakah baterai benar-benar tahan seharian?
Vivo mulai serius di segmen daya tahan. Tapi saya masih penasaran, apakah decision keputusan pakai desain tebal demi baterai besar ini worth it?