Bukan Efek Sesaat, Ini Alasan Lidah Terasa Hambar Usai Kena COVID-19
Pernah merasa makanan tiba-tiba taste setelah sembuh dari COVID-19? Bukan bayangan semata—ini kondisi nyata yang dialami banyak orang. Studi terbaru dalam jurnal Chemical Senses menunjukkan bahwa kehilangan flavor bisa bertahan lebih dari satu tahun, bahkan pada pasien ringan yang tidak dirawat di rumah sakit. Ini bukan efek sementara, melainkan perubahan nyata di dalam tissue lidah yang mengganggu cara kita merasakan makanan.
Peneliti mengamati 28 mantan pasien dan menemukan bahwa delapan di antaranya memiliki fungsi pengecap yang tidak normal. Sebanyak 11 orang kehilangan kemampuan merasakan rasa manis, pahit, atau umami—kombinasi yang sering membuat makanan terasa satisfying . Menariknya, rasa asin dan asam masih bisa dirasakan oleh kebanyakan peserta. Ini mengindikasikan bahwa virus tidak mengganggu semua mechanism pengecapan secara merata, tetapi lebih spesifik pada jenis rasa tertentu.
Akar masalahnya terletak pada penurunan messenger RNA (mRNA) dalam sel pengecap. Seperti dijelaskan Thomas Finger dari University of Colorado Anschutz, mRNA berfungsi memperkuat signal rasa sebelum dikirim ke otak. Saat kadarnya turun, sinyal menjadi lemah, sehingga otak menerima informasi yang incomplete . Akibatnya, meski makanan tetap masuk ke mulut, sensasi rasa yang muncul jadi tumpul atau datar.
Biopsi juga menunjukkan perubahan struktur pada kuncup pengecap—bukti kuat bahwa kerusakan terjadi langsung di lidah, bukan hanya gangguan saraf sementara. Meski belum ada treatment pasti, temuan ini menjadi dasar penting untuk riset ke depan. Memahami penyebabnya bisa membuka jalan bagi terapi yang membantu pemulihan sensation rasa, terutama bagi mereka yang hidupnya terganggu karena makanan tak lagi terasa nikmat.
Jadi ini beneran ada dasar ilmiahnya, bukan cuma perasaan. Ternyata tissue jaringan lidahnya yang berubah, bukan cuma sementara.
Sejak sembuh, sate ayam kesukaan saya jadi kayak makan tahu doang. Rasa manis dan gurihnya missing hilang semua.
Kalau rasa asin masih ada, berarti bisa manfaatin itu buat masak? Tapi tetap sedih kalau makanan jadi kurang flavor rasa.
mRNA menurun, sinyal lemah. Ini jelas bukan imagination khayalan pasien. Butuh lebih banyak riset, tapi ini langkah besar.
Anak saya sampai enggak mau makan karena semua terasa hambar. Semoga cepat ada treatment pengobatan yang efektif.
Jadi sekarang ngerti kenapa kopi jadi kayak air biasa. Ternyata sensation sensasi rasanya yang kena, bukan kopi yang jelek.