Infinix Note 60 Pro Melompat ke Level Baru dengan Snapdragon dan Layar Unik
Infinix Note 60 Pro resmi hadir di pasar global dengan perubahan besar dalam spesifikasi yang langsung menarik perhatian pecinta gadget. Salah satu lompatan utama adalah penggunaan chipset Snapdragon, sebuah decision yang menandai pergeseran dari prosesor sebelumnya. Desain bodinya yang futuristik memberi kesan premium, menunjukkan bahwa Infinix ingin bersaing di segmen menengah-atas dengan impact visual yang kuat.
Di dalamnya, Snapdragon 7s Gen 4 menghadirkan performance tinggi yang didukung pendingin 3D IceCore VC agar tetap cool saat multitasking. Dengan RAM hingga 16GB dan penyimpanan 256GB, perangkat ini siap menangani beban kerja berat. Sistem operasi XOS 16 berbasis Android 16 menambah kelancaran, sambil menjanjikan support pembaruan jangka panjang untuk keamanan dan stabilitas, fitur penting yang kerap jadi concern pengguna di kelas ini.
Layar AMOLED 1,5K berukuran 6,78 inci dengan refresh rate 144Hz menawarkan smooth visual yang nyata, bahkan di bawah terik matahari berkat kecerahan 4500 nits. Lapisan Corning Gorilla Glass 7i dan rangka aluminium aerospace-grade menambah durability tanpa mengorbankan estetika. Fitur uniknya? Layar Active Matrix LED di modul kamera belakang yang menampilkan notifikasi dan efek cahaya, sebuah innovation kecil yang menonjol di tengah desain yang seragam.
Di sisi daya, baterai 6500mAh dipadukan dengan pengisian cepat 90W dan nirkabel 30W, menjadikannya salah satu ponsel dengan fast tercepat di kelasnya. Harga mulai dari Rp6 jutaan untuk varian 8GB/128GB memberi value tinggi. Dengan fitur gaming khusus edisi Call of Duty Mobile, Infinix jelas menyasar pengguna aktif yang menginginkan balance antara harga dan performa.
Harganya cukup masuk akal untuk spek sebesar ini. Tapi tetap waspada sama long-term support dukungan software—banyak HP murah janji update tapi akhirnya diabaikan.
Fitur Active Matrix di belakang tuh benar-benar terobosan kecil. Bukan cuma fungsional, tapi juga bikin ponsel kelihatan beda.
6500mAh + 90W charging? Itu fast cepat banget. Dalam 20 menit udah penuh, pas banget buat yang sering buru-buru.
Akhirnya ada juga HP mid-range yang pakai Snapdragon beneran, bukan cuma marketing pemasaran doang. Performa pasti lebih stabil.
XOS kadang agak berat, tapi kalau sudah dioptimasi buat Snapdragon 7s Gen 4, smooth kelancaran harusnya naik drastis.
Pertanyaannya: apakah build quality kualitas bodi benar-benar tahan lama? Aluminium aerospace kedengarannya bagus, tapi harus dibuktikan.