Bandingkan Harga: Galaxy S26 Ultra vs S25 Ultra, Mana yang Lebih Layak?
Samsung baru saja meluncurkan flagship terbarunya, Galaxy S26 Ultra, yang langsung tersedia untuk pre-order di Indonesia sejak akhir Februari 2026. Meskipun desain dan konfigurasi kamera tampak mirip dengan pendahulunya, perangkat ini membawa sejumlah upgrade penting di sektor privasi, kamera, dan kecerdasan buatan. Pertanyaannya kini: apakah peningkatan ini cukup significant untuk membenarkan lonjakan harga yang mencapai hampir Rp32 juta?
Di sektor privasi, Galaxy S26 Ultra memperkenalkan Layar Privasi, fitur yang membatasi visibilitas layar hanya dari depan dengan menonaktifkan sudut pandang samping. Ini bekerja mirip pelindung layar anti-sadap, sangat membantu saat pengguna berada di public space seperti kereta atau pesawat. Fitur ini bisa disesuaikan dalam tiga mode: total, aplikasi, dan notifikasi, memberi kontrol lebih halus atas data yang terpapar.
Dari sisi kamera, meskipun spesifikasi resolusi tetap 200MP untuk lensa utama, bukaan aperture kini meningkat menjadi f/1.4—naik 47 persen dari S25 Ultra. Ini berarti peningkatan besar dalam light capture , yang sangat menguntungkan untuk foto malam hari atau kondisi minim cahaya. Fitur baru Penguncian Horizontal juga menjadi sorotan, karena tidak hanya menstabilkan video, tetapi juga mengunci orientasi bingkai meski ponsel digerakkan secara tidak stabil.
Galaxy AI kini lebih contextual dan proaktif. Lingkari untuk Cari memungkinkan pengguna mengenali objek dalam gambar hanya dengan menggambar lingkaran. Saran Sekarang hadir sebagai asisten cerdas yang menganalisis aktivitas layar dan menyarankan tindakan, seperti mengirim foto lama saat muncul obrolan tertentu. Fitur ini juga terintegrasi dengan kalender dan lokasi untuk pengingat yang lebih personalized .
Fitur Layar Privasi ini benar-benar game-changer buat aku yang sering kerja di kafe. Gak perlu lagi khawatir orang di samping bisa lihat email atau pesan penting.
Meski resolusi sama, bukaan f/1.4 itu lompatan besar. Cahaya rendah jadi lebih bersahabat. Tapi apakah sepadan dengan kenaikan harga hampir Rp3 juta?
Galaxy AI makin intuitive intuitif. Fitur Saran Sekarang bisa beneran bantu produktivitas, asal jangan sampai kepo berlebihan.
Anak saya bilang sih semua fitur AI terdengar keren, tapi buat saya yang cuma nelpon dan WhatsApp, S25 Ultra masih lebih dari cukup. Upgrade rasanya gak urgent mendesak.
Kenaikan harga rata-rata Rp1,5–3 juta itu cukup berat. Apalagi kalau dibandingin sama performance boost lompatan performa yang gak terlalu dramatis.
Fitur Lingkari untuk Cari ini yang paling sering aku pakai. Cepat dan akurat. Sayang belum semua aplikasi mendukung.