Wali Kota Illiza Pimpin Pelantikan Muhammad Zubir sebagai Kadiskominfotik Kota Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh, Hj Illiza Sa’aduddin Djamal, memimpin ceremony pelantikan lima pejabat eselon II di Aula Mawardy Nurdin, Balai Kota Banda Aceh, Senin (20/4/2026). Salah satu yang dilantik adalah Ir Muhammad Zubir, S.Si.T., M.Si, yang kini secara resmi menjabat sebagai head Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kadiskominfotik) setelah sebelumnya menjabat sebagai pelaksana tugas.

Pelantikan ini bukan sekadar formalitas administratif. Dalam arahannya, Illiza menegaskan bahwa setiap appointment harus dilihat sebagai bentuk accountability publik yang didasarkan pada kompetensi dan integritas. Ia menekankan bahwa pejabat yang dilantik kini tidak hanya menjalankan kebijakan, tetapi juga membentuk arah pelayanan dan development kota.

Illiza menyoroti pentingnya kerja collaboration antar-perangkat daerah, mengingat masyarakat menilai pemerintah dari hasil yang dirasakan, bukan dari dokumen perencanaan. Ia mendorong terwujudnya konsep "Kota Kolaborasi", di mana tidak ada ruang untuk kerja silos . Kecepatan response , kualitas layanan, dan sinergi antar-OPD menjadi penentu public trust .

Sebagai kota dengan nilai syariat Islam, Illiza mengingatkan bahwa setiap keputusan harus mencerminkan kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab. Jabatan, katanya, bukan penghargaan semata, melainkan mandate yang akan diuji oleh tekanan dan keterbatasan. "Masa depan Banda Aceh ditentukan oleh kemampuan kita untuk berjalan bersama dan saling menguatkan," tegasnya.

Reaksi 8

  • T
    TeukuWahyu

    Akhirnya Diskominfotik punya kepala tetap. Semoga service digital kota lebih cepat dan stabil.

  • N
    NinaLubis

    Pelantikan eselon II kok cuma dibaca 66 kali? Ini berita penting, bukan sekadar update biasa.

  • Z
    ZainalMuda

    Harusnya lebih banyak pejabat muda yang dilantik. Kolaborasi bagus, tapi jangan sampai jadi excuse untuk mempertahankan sistem lama.

  • A
    AyuDiBanda

    Tadi lihat fotonya, semua pejabat pakai baju adat. Simbolik banget, apalagi bicara soal integrity dan nilai syariat.

  • P
    PNSAceh92

    Proses seleksi terbuka katanya, tapi kita tahu bagaimana sistem di lapangan. Harapan biar transparency benar-benar diterapkan.

  • B
    BangFikri

    Kota Kolaborasi kedengarannya bagus, tapi jangan cuma jadi slogan. Jalannya harus terlihat di lapangan.

  • D
    DinaStat

    Zubir dari Diskominfotik—semoga sektor statistik juga mulai dapat perhatian serius, bukan cuma communication publik.

  • P
    PengamatAceh

    Pertanyaannya: apakah pejabat baru ini punya ruang nyata untuk bergerak, atau keputusan besar tetap dipegang central ?

Artikel ini berbasis fakta dan disusun ulang untuk tujuan pembelajaran bahasa Inggris; reaksi pembaca adalah contoh dari beragam sudut pandang.

[email protected]