UI Resmikan Gedung Science Techno Park untuk Dorong Inovasi Berbasis Riset

Universitas Indonesia (UI) secara resmi meresmikan gedung Science Techno Park (STP) di Kampus UI, Jawa Barat, pada Kamis (12/12/2024), menandai langkah besar dalam integrasi science , teknologi, dan inovasi. Pembangunan gedung ini dimulai sejak 2022 dan dirancang sebagai pusat kolaborasi antardisiplin ilmu, dengan visi menghubungkan hasil research mutakhir dengan kebutuhan masyarakat dan industri.

Rektor UI periode 2024–2029, Prof. Heri Hermansyah, menjelaskan bahwa STP bukan hanya ruang kerja, tetapi simbol komitmen jangka panjang terhadap pengembangan solusi nyata di bidang kesehatan, teknologi, dan obat-obatan. Fasilitas bertaraf internasional ini dirancang untuk support akademisi, startup, dan mitra industri dalam menghasilkan inovasi yang responsible , serta mempercepat proses prototyping yang sering menjadi hambatan dalam riset terapan.

STP juga akan berperan sebagai pusat layanan riset bagi universitas lain di Indonesia. Heri menekankan bahwa gedung ini dapat menjadi center yang menyediakan services bagi institusi pendidikan yang membutuhkan fasilitas pengujian dan pengembangan ide, tanpa harus membangun infrastruktur dari nol. Dengan demikian, STP diharapkan memperkuat ekosistem inovasi nasional secara lebih inclusive .

Kehadiran STP UI mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemenristekdikti), yang menyatakan program ini sebagai salah satu priority nasional. Plt. Dirjen Riset dan Pengembangan, Dr. Fauzan Adziman, menyebut STP sebagai bridge antara dunia sains dengan masyarakat. Tonggak ini, kata Plt. Sekjen Kemenristekdikti Prof. Togar Mangihut Simatupang, menjadi momentum penting untuk mendorong progress teknologi dan inovasi di Tanah Air.

Komentar 6

  • D
    Dodi_Lab

    Akhirnya ada ruang kolaborasi yang benar-benar dirancang untuk real solutions , bukan cuma presentasi.

  • S
    Sari_UI

    Sebagai dosen, saya melihat potensi besar di sini untuk mengurangi barriers riset yang selama ini menghambat publikasi internasional.

  • B
    Budi_Tekno

    Harapannya jangan cuma jadi simbol. Butuh follow-up yang konsisten agar inovasi benar-benar lahir dari sini.

  • L
    Lina_Muda

    Bangga UI mulai serius soal integrasi sains dan kebutuhan publik. Ini bukan cuma soal technology , tapi juga impact sosial.

  • P
    Pak_Johan

    Prototyping cepat itu kunci. Selama ini startup kesulitan karena tidak punya akses ke alat yang mahal. Semoga STP benar-benar accessible .

  • R
    Riski_Analitik

    Program prioritas dari kementerian? Bagus, tapi jangan sampai jadi top-down tanpa masukan dari peneliti lapangan.