Arsenal siap lepas Kai Havertz DAN Gabriel Jesus demi biayai transfer €120 juta untuk penyerang La Liga
Arsenal dilaporkan siap melakukan big di lini serang mereka musim panas ini, dengan rencana melepas Kai Havertz dan Gabriel Jesus demi membuka jalan bagi kedatangan Julian Alvarez dari Atletico Madrid. Langkah ini bukan sekadar perubahan skuad, melainkan strategic untuk menyeimbangkan finances dan mengejar target utama mereka di bursa transfer. Menurut CaughtOffside, The Gunners ingin membawa pulang bintang asal Argentina itu meski harus mengorbankan dua nama besar di Emirates Stadium.
Keputusan untuk melepas Havertz dan Jesus menunjukkan betapa besar pressure yang dirasakan manajemen Arsenal menjelang musim 2026-27. Dengan melepas keduanya, klub bisa mengurangi salary secara signifikan sekaligus mengumpulkan sebagian besar dari €120 juta yang dibutuhkan. Ini bukan sekadar soal market transfer, tapi juga tentang long-term : mendatangkan penyerang tajam yang bisa menjadi ujung tombak konsisten di semua kompetisi.
Di sisi lain, Alvarez sendiri belum menutup possibility untuk hengkang, meski menyatakan dirinya bahagia di Atletico. Dalam wawancara terbaru, ia menyebut semua spekulasi hanya noise yang dibesar-besarkan, tapi saat ditanya soal masa depan, ia mengakui: "Mungkin ya, mungkin tidak, siapa yang tahu." Pernyataan ini memberi hope bagi klub-klub peminat, termasuk Arsenal, bahwa pintu belum sepenuhnya tertutup—meski Atletico sendiri bersikeras sang pemain tak dijual.
Namun, jalan Arsenal tidak akan mudah. Atletico sedang menyiapkan contract dengan tawaran gaji sekitar €10 juta per musim, menjadikannya salah satu yang tertinggi di klub. PSG dan Barcelona juga masih mengintai, membuat persaingan semakin intense . Dengan 18 gol musim ini, Alvarez bukan sekadar target , tapi salah satu penyerang paling in-demand di Eropa—dan Arsenal harus bekerja cepat jika tak ingin kehilangan kesempatan.
Melepas dua pemain sekaligus? Itu risk risiko besar, tapi kalau Alvarez datang, mungkin sepadan.
Arsenal benar-benar serius ingin menang. Mereka bahkan rela mengubah entire seluruh lini serang.
Tapi PSG punya uang lebih. Apa financial kekuatan finansial Arsenal cukup untuk bersaing?
Jesus sudah sering cedera, jadi tidak terlalu sedih. Tapi Havertz? Itu shock kejutan besar.
18 gol dalam satu musim itu bukti nyata performance performa tinggi. Wajar semua klub berebut.
Yang menarik, Alvarez bilang bahagia tapi tidak menolak. Itu tanda hesitation keraguan, menurutku.