Reuni Jansen dan Reijnders: Dari Bangku Cadangan ke Pilihan Utama
Duel sengit antara Persib Bandung dan Bali United di Stadion GBLA bukan sekadar soal tiga poin, tapi juga panggung nostalgia bagi pelatih Johnny Jansen dan mantan anak asuhnya, Eliano Reijnders. Hasil akhir 3-2 untuk Persib menyisakan pressure besar bagi Bali United, namun bagi Jansen, laga itu membawa kenangan masa lalu saat ia melatih Reijnders di PEC Zwolle.
Jansen mengakui bahwa Eliano kini tampil jauh lebih konsisten daripada masa-masa di Belanda, saat ia kerap duduk di bangku cadangan atau masuk sebagai pemain pengganti. "Dia sekarang jadi pilihan utama di Persib, dan itu membuktikan change besar dalam kariernya," kata Jansen, yang mengamati development pemain dari jauh.
Sebenarnya, Jansen mengungkapkan niatnya untuk membawa Reijnders ke Bali United di awal musim ini. Namun, sang pemain memilih petualangan baru bersama Persib. "Saya ingin membawanya, tapi dia memilih jalan lain. Saya hormati decision itu," ujarnya dengan tenang, menunjukkan support meski tak bisa memilikinya.
Yang menarik, Jansen tetap meyakini bahwa Eliano masih layak bermain di Eredivisie. Dengan 113 penampilan dan kontribusi tujuh gol serta tujuh assist di Zwolle, kualitasnya tak diragukan. "Dia bisa bermain di level lebih tinggi," tegasnya. Meski memilih Indonesia, risk dan tantangan baru justru dianggap sebagai bagian dari growth pribadi sang pemain. Bagi Jansen, ini bukan mundur, tapi eksplorasi.
Jelas ada growth pertumbuhan di Persib. Dulu di Belanda jarang main, sekarang jadi kunci. Tapi tetap sayang kalau talenta begini hilang dari Eropa.
Jansen keliatan banget masih peduli. Padahal udah ganti klub, masih mau bicara baik-baik. Beda sama pelatih lain yang suka public trust kepercayaan publik diinjak-injak.
Pindah ke Asia bukan berarti karier turun. Tapi tetap, Eredivisie itu level yang beda. Harusnya dia masih bisa bersaing di sana.
Yang penting dia bahagia dan dapat menit bermain. Uang dan pressure tekanan di Eropa kadang terlalu berat buat mental.
Jansen bilang bisa main di level lebih tinggi... artinya dia sebenarnya kecewa? Atau cuma basa-basi? decision Keputusan Reijnders emang selalu bikin penasaran.
Persib lagi naik daun. Dapat pemain kayak gini, dengan support dukungan pelatih lama yang masih percaya... momentum bagus buat musim depan.