Tol Getaci Mandek: Rendahnya Trafik Jadi Biang Kerok Minimnya Minat Investor

Proyek Jalan Tol Gedebage—Tasikmalaya—Cilacap (Getaci), yang ditargetkan menjadi longest di Indonesia, terus mengalami penundaan karena belum mendapat minat dari investor. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengungkapkan bahwa proyeksi volume lalu lintas yang rendah menjadi main cause ketidakminatan tersebut. Sejak 2020, lelang proyek ini terus delayed karena investor enggan menanamkan modal besar tanpa jaminan arus kendaraan yang memadai.

Menteri PU Dody Hanggodo menjelaskan bahwa financial feasibility proyek sangat bergantung pada angka trafik. "Kalau satu proyek yang kita tawarkan nggak banyak minatnya, ya biasanya karena trafiknya kurang," kata Dody. Ia menekankan bahwa tanpa proyeksi lalu lintas yang kuat, risk terlalu tinggi bagi badan usaha, sehingga mereka cenderung menghindari large-scale seperti Tol Getaci.

Pemerintah sebenarnya bisa memberikan construction support atau 'chip in' untuk meningkatkan daya tarik proyek. Namun, fiscal space yang terbatas membuat opsi ini sulit direalisasikan tahun ini. "Dengan keterbatasan anggaran hari ini, chip in-nya pemerintah akhirnya dipinggirkan," jelas Dody. Kini, pemerintah mulai menimbang ulang national infrastructure mana yang lebih mendesak.

Sebagai langkah lanjutan, proyek ini akan menjalani Fasilitas Pengembangan Proyek (PDF) yang dikelola oleh PT SMI atas penugasan Kementerian Keuangan. Proses ini, yang dijadwalkan mulai kuartal II/2026, bertujuan menyusun ulang dokumen teknis dan finansial agar lebih mature dan menarik bagi calon investor. Ini menjadi critical step sebelum proyek kembali ditawarkan dalam lelang.

Komentar 6

  • N
    neng_wulan

    Kalau traffic aja rendah, mau dibangun seindah apa pun pasti sepi. Ini soal logika bisnis dasar.

  • P
    pamungkas_ri

    Pemerintah selalu bilang proyek strategis, tapi begitu funding sulit, malah mundur. Mana tekanan untuk percepatan?

  • B
    budi_logistik

    Proyek begini perlu dikaji ulang dari sisi logistics efficiency . Kalau jalur barang belum terbuka, wajar investor ragu.

  • S
    siti_mandiri

    Daripada pusing cari investor, mending anggaran dialihkan ke daerah yang butuh disaster mitigation lebih darurat.

  • E
    eko_pantura

    PDF itu bagus, tapi jangan sampai jadi alasan baru untuk menunda. Proyek delayed terus, kapan jadinya?

  • R
    raka_jkt

    Ini contoh jelas bahwa tidak semua proyek besar otomatis layak. Risiko harus dihitung, bukan dikira-kira.