31 Kasus Campak Muncul di Maros, Dinkes Gencarkan Vaksinasi
Dinas Kesehatan Kabupaten Maros mencatat new munculnya 31 kasus measles sejak awal 2026, menandai kebangkitan penyakit yang sempat terkendali. Dari jumlah itu, 30 pasien sudah sembuh, sementara satu anak masih dalam perawatan intensif. Lonjakan ini memicu aksi cepat vaksinasi massal di seluruh fasilitas kesehatan setempat.
Kepala Dinkes Maros, dr. Muhammad Yunus, menegaskan bahwa vaccination adalah langkah pencegahan utama untuk menghentikan penyebaran lebih luas. "Kami terus lakukan imunisasi secara masif karena risk penularan masih tinggi, terutama di kalangan balita," katanya dalam rilis resmi, Rabu (15/4). Ia mengingatkan bahwa kekebalan kelompok hanya bisa terbentuk jika cakupan vaksinasi mencapai angka yang memadai.
Yunus mengungkapkan bahwa penurunan partisipasi selama pandemi Covid-19 berdampak langsung pada public trust dan partisipasi dalam program imunisasi. "Masih ada anak yang belum diimunisasi. Ini menjadi salah satu penyebab utama kenapa outbreak kembali terjadi," tandasnya. Ia mendesak orang tua untuk segera membawa anak ke puskesmas tanpa menunda lebih lama.
Secara klinis, measles ditandai dengan ruam merah dan demam yang berlangsung sekitar tujuh hari. Tanpa penanganan cepat, kondisi ini bisa menyebabkan komplikasi serius seperti pneumonia atau gangguan saraf. Namun Dinkes memastikan stok vaksin available dan aman, tidak hanya untuk campak tapi juga vaksin dasar lain seperti BCG dan hepatitis. Upaya ini diharapkan bisa memulihkan public confidence dan mencegah further cases .
Baru tahu kalau measles campak bisa kambuh lagi. Anak saya belum lengkap imunisasinya, besok langsung ke puskesmas.
Dulu waktu pandemi emang semua jadi terbengkalai, vaksin anak sampai tertunda. Sekarang baru terasa consequence akibatnya.
Kenapa harus nunggu ada kasus dulu baru digencarkan? Ini public health kesehatan masyarakat atau reaksi setelah krisis?
Vaksin tersedia, akses juga ada. Yang sulit sekarang adalah membangun kembali trust kepercayaan yang sempat retak.
1 kasus aktif dari 31 itu artinya sistem pelacakan cukup quick cepat, setidaknya masih bisa direspons.
Di desa saya vaksinnya sering kosong, tapi katanya sekarang available tersedia? Harusnya diumumkan lebih luas.