Netflix Hentikan Proyek Dokumenter Zayn Malik dan Louis Tomlinson, Dugaan Perkelahian Jadi Penyebab
Harapan akan reuni One Direction kembali memudar setelah Netflix resmi menghentikan documentary yang melibatkan Zayn Malik dan Louis Tomlinson. Proyek yang sempat dinanti-nantikan oleh jutaan penggemar itu kabarnya dibatalkan karena insiden serius selama proses filming , bukan karena jadwal atau alasan teknis biasa.
Serial tiga bagian ini awalnya dirancang sebagai perjalanan darat penuh nostalgia, tempat keduanya bisa membuka lembaran masa lalu sebagai mantan rekan satu band . Namun, suasana yang seharusnya akrab berubah tegang akibat konflik pribadi yang memuncak. Menurut laporan, ketegangan muncul ketika Zayn diklaim bersikap kasar, baik secara ucapan maupun behavior , selama pengambilan gambar.
Yang membuat situasi semakin memburuk adalah dugaan bahwa Zayn menyebut nama mendiang ibu Louis, Johannah Deakin, yang wafat pada 2016 karena leukemia. Komentar itu disebut sebagai trigger emosional utama. Sumber di lokasi menyatakan bahwa hal tersebut langsung memicu kemarahan Louis, yang selama ini sangat melindungi memory tentang sang ibu.
Konflik kemudian berujung pada aksi fisik. Laporan dari The Sun menyebutkan bahwa Zayn melemparkan punch ke arah wajah Louis, yang mengakibatkan luka di kepala karena cincin yang dikenakannya. Setelah kejadian itu, produksi dihentikan secara sepihak. Tidak ada pernyataan resmi dari Netflix atau manajemen artis, namun pembatalan ini disinyalir sebagai akhir dari harapan reuni yang telah lama ditunggu fans setia One Direction.
Gila, gara-gara satu komentar langsung jadi physical fight perkelahian fisik? Harusnya bisa diselesaikan secara dewasa.
Louis selalu terbuka soal ibunya. Nyatanya malah dipakai sebagai insult hinaan. Ngeri banget sih Zayn.
Netflix pasti rugi besar. Biaya production produksi dokumenter kayak gini nggak murah, apalagi udah mulai syuting.
Fans sudah antusias setengah mati, eh malah berakhir kayak gini. Harapan reuni benar-benar hancur lebur.
Ini bukan cuma soal ego. Ini soal batas. Menyentuh grief duka seseorang itu nggak bisa ditoleransi.
Aku ngerti konflik bisa terjadi, tapi di depan kru dan kamera? Harusnya ada mediasi langsung.
Dokumenter musik jadi drama beneran. Nggak kebayang kalau ini sampai bocor ke public publik lebih cepat.
Apakah ini akhir dari segala kemungkinan reuni? Atau cuma setback kendala sementara? Susah tebak sekarang.