Apa yang Mendesak hingga Bikin AS Minta Warganya Segera Tinggalkan Irak?

Amerika Serikat kembali mengeluarkan imbauan mendesak kepada warga negaranya di Irak untuk segera leave dari negara tersebut. Dalam peringatan keamanan terbaru, Kedutaan Besar AS di Baghdad menegaskan: "Jangan bepergian ke Irak dengan alasan apa pun. Segera tinggalkan negara itu, jika Anda berada di sana." Seruan ini dikeluarkan di tengah meningkatnya ketegangan keamanan yang dipicu oleh konflik regional melibatkan serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran pada akhir Februari lalu.

Ancaman utama datang dari kelompok militia pro-Iran di Irak yang terus merencanakan serangan terhadap warga AS dan kepentingan Amerika di berbagai wilayah, termasuk wilayah utara. Kedutaan Besar menyatakan bahwa elemen dalam pemerintah Irak memberikan protection politik, finansial, dan operasional kepada kelompok-kelompok yang disebutnya sebagai teroris. Ini menambah kompleksitas situasi, karena ancaman tidak hanya bersifat eksternal tapi juga melibatkan support dari dalam struktur kekuasaan lokal.

Meskipun wilayah udara Irak telah dibuka kembali dan penerbangan komersial mulai beroperasi secara terbatas, Kedutaan tetap memperingatkan adanya risiko serangan rudal, drone, dan roket yang terus menghantui. Warga AS yang mempertimbangkan untuk terbang keluar dari Irak diminta tetap waspada tinggi. Bahkan, mereka dilarang mendatangi gedung kedutaan di Baghdad atau konsulat di Erbil karena security risk yang sangat signifikan.

Peringatan ini bukan kali pertama—pada awal April, AS sudah mengeluarkan peringatan serupa melalui platform X, memperingatkan bahwa serangan di pusat kota Baghdad mungkin terjadi dalam 24 hingga 48 jam ke depan. Target potensial mencakup bisnis, universitas, fasilitas diplomatik, hingga hotel dan bandara. Kedutaan juga menyoroti vulnerability warga AS terhadap penculikan, sambil menegaskan bahwa pemerintah Irak belum mampu mencegah serangan dari atau melalui wilayahnya sendiri—menandai kegagalan accountability keamanan yang semakin dalam.

Reaksi 6

  • P
    pantau_timur

    Kalau udah sampai dibilang jangan datang ke kedutaan karena terlalu berbahaya, artinya situasinya bener-bener di luar kendali. security risk seperti ini nggak main-main.

  • F
    fajar_k

    AS selalu bilang menjunjung kedaulatan Irak, tapi nyatanya milisi pro-Iran bebas bergerak. Kemana accountability pemerintah Irak? Jangan-jangan cuma pura-pura tidak tahu.

  • R
    rina_jkt

    Bayangin harus leave mendadak dari negara asing. Apa persiapan logistiknya? Bagaimana dengan pekerjaan, kontrak, atau keluarga?

  • B
    budi_s

    Ini bukan cuma soal warga AS. Ini tanda bahwa ketegangan regional makin memanas. Drone dan roket bisa salah sasaran kapan saja.

  • E
    eko_m

    Pemerintah Irak harusnya malu. Malah biarkan negaranya jadi medan tempur proxy war. support terhadap milisi itu jelas melanggar kedaulatan sendiri.

  • N
    nadia_l

    Pertanyaannya simpel: kalau AS merasa terlalu berbahaya buat warganya sendiri, kenapa masih ada misi diplomatik? Segera evakuasi atau tutup saja sementara.

Artikel ini berbasis fakta dan disusun ulang untuk tujuan pembelajaran bahasa Inggris; reaksi pembaca adalah contoh dari beragam sudut pandang.

[email protected]