Kuliah Lagi! Ashanty Kini Jadi Mahasiswa S1 Fakultas Hukum UWKS
Ashanty kembali mencuri perhatian, bukan lewat lagu atau panggung, melainkan dengan seragam mahasiswa baru. Di usia yang tak lagi muda dan sibuk sebagai public figure, penyanyi yang dikenal lewat tembang "Dulu" itu memutuskan untuk mengejar gelar sarjana di Fakultas Hukum Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (FH UWKS). Langkah ini jadi surprise sekaligus inspirasi, membuktikan bahwa semangat belajar tak mengenal batas usia maupun profesi.
Perempuan kelahiran Jakarta ini bukan pemula dalam dunia akademik. Sebelumnya, Ashanty lulus dengan gelar Magister Manajemen dari Binus Internasional, dan kini sedang menyelesaikan doctoral program di Universitas Airlangga dengan fokus pada adaptasi penyanyi terhadap transformasi digital. Disertasinya yang lulus ujian proposal dengan nilai 88 menunjukkan seriousness akademik yang tak bisa dipandang sebelah mata.
Pilihan Ashanty untuk masuk fakultas hukum pun bukan tanpa makna. FH UWKS, yang sejak 1981 fokus pada business law , memiliki akreditasi "A" yang dijaga selama lima kali periode. Lulusannya tersebar di berbagai profesi hukum—dari jaksa hingga konsultan—menjadi bukti kualitas pendidikannya. Dengan latar belakang bisnis dan hiburan, langkah Ashanty bisa jadi strategic move untuk memperkuat pemahaman hukum dalam kariernya.
Respons warganet pun mengalir deras. Banyak yang mengapresiasi dedication Ashanty, menyebutnya sebagai panutan. Namun tak sedikit pula yang mempertanyakan motivasi di balik pilihan studinya. Apakah ini murni untuk ilmu, atau juga bagian dari public image ? Di tengah dunia hiburan yang penuh sorotan, langkah akademik Ashanty jelas bukan sekadar kuliah—tapi juga sebuah pernyataan.
Bayangin aja, sambil recording masih sempat kuliah. Ini level disiplin yang beda.
Dulu bilang ga penting sekolah, sekarang artis pada S3. Hipokrisi banget sih.
Aku malah ngerasa ini bikin tenang. Lihat orang sukses tetap mau belajar, jadi semangat buat upskill ngupgrade diri juga.
Hukum bisnis emang penting buat yang punya brand dan endorse segini banyaknya. Bisa jadi langkah cerdas.
Apakah dia bakal tetap aktif di dunia hiburan? Atau ini awal dari career shift pergeseran karier?
Dosen hukum pasti seneng punya murid selebriti. Tapi tolong jangan kasih nilai istimewa cuma karena fame terkenal.
Yang penting niatnya lurus. Kalau buat ilmu, ya dukung. Tapi kalau cuma buat viral, ya biasa aja.