Proliga: Jakarta Lavani menang atas Surabaya Samator
Jakarta Lavani tampil dominan di Final Four Proliga 2026 setelah mengalahkan Surabaya Samator dengan skor meyakinkan 3-0. Pertandingan yang berlangsung di GOR Jatidiri, Semarang, Kamis (16/4/2026), berjalan cepat dengan Lavani langsung mengambil control sejak set pertama. Skor 25-15 menjadi sinyal kuat bahwa tim asal ibu kota berada dalam top form menjelang laga puncak.
Kemenangan ini bukan hanya soal angka, tapi juga soal momentum. Dengan mengalahkan Samator—yang sepanjang musim dikenal konsisten—Lavani menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar pesaing, melainkan serious contender yang patut diperhitungkan. Smes cepat dari Daffa Naufal Mauluddani dan pertahanan rapat Dimas Saputra menjadi kunci yang membuat lawan kesulitan mencari celah.
Bagi Surabaya Samator, kekalahan ini jelas menimbulkan pressure tersendiri. Meskipun masih ada peluang di perebutan tempat ketiga, citra mereka sebagai tim tangguh menerima impact . Di sisi lain, Lavani kini bergerak dengan confidence tinggi, dan fans mulai memimpikan gelar juara yang sudah lama dinantikan.
Hasil ini juga menunjukkan change signifikan dalam dinamika liga. Dominasi tim-tim Jawa Timur selama beberapa musim terakhir mulai terkikis. Dengan Lavani yang tampil consistently dan penuh determination , kompetisi musim ini terasa lebih terbuka. Final yang akan datang diprediksi akan penuh intensity tinggi.
Samator kalah karena tidak bisa respond merespons pola serangan Lavani. Harusnya ada adjustment penyesuaian lebih cepat.
Seneng banget lihat Lavani menang, soalnya dulu sering kalah. Tapi jangan terlalu cepat puas, final pasti lebih berat.
Tekanan di Samator pasti gede banget sekarang. Kalah 3-0 itu bukan minor issue masalah kecil.
Lavani main cepat dan disiplin. Itu kunci utama. Kalau Samator masih slow lambat di belakang, ya susah.
Pemain muda Lavani kayak Daffa benar-benar pengubah permainan. Performa mereka konsisten sepanjang musim.
Jangan lupa, home advantage keuntungan main kandang juga pengaruh. Semarang bukan markas mereka, tapi Lavani tetap tampil lepas.