Boiyen Buka Suara Soal Cerai: Tabiat Rully Anggi Tak Bisa Diubah
Boiyen akhirnya buka suara soal decision bercerai dari Rully Anggi Akbar. Dalam wawancara emosional, ia menyebut bahwa hubungan mereka sudah tidak bisa diselamatkan karena change besar dalam sikap sang suami yang menurutnya tak bisa lagi diubah.
Menurut Boiyen, dulu Rully dikenal sebagai pribadi yang tenang dan penuh support , tapi seiring waktu, sifat itu berubah drastis. "Dia jadi sangat pemarah, tidak peka, dan sering membuat pressure di rumah," ujarnya, menyebut bahwa kondisi ini terus memburuk selama beberapa tahun.
Ia juga mengungkap adanya risk bagi kesehatan mental dirinya sendiri jika memaksakan untuk bertahan. "Aku merasa kehilangan diriku sendiri. Tidak ada lagi rasa aman atau trust yang dulu jadi fondasi hubungan kami," tambahnya dengan suara bergetar.
Pernyataan ini langsung memicu public yang cepat di media sosial. Banyak penggemar yang mengaku kaget, tapi juga memberi support kepada Boiyen atas decision sulitnya. Beberapa bahkan menyebut bahwa kejujuran seperti ini penting untuk menyadarkan orang lain yang mungkin mengalami issue serupa dalam hubungan.
Berat banget harus ambil decision keputusan kayak gini, apalagi kalau udah nikah lama.
Dari dulu sih lihat chemistry mereka udah aneh. Tapi tetep sedih dengar alasannya karena pressure tekanan emosional.
Dukung banget Boiyen. Kesehatan mental lebih penting daripada pertahanin hubungan yang bahaya buat risk risiko diri sendiri.
Dulu mereka pasangan idaman. Sekarang malah jadi pelajaran buat semua orang soal trust kepercayaan yang rapuh.
Publik terlalu cepat menghakimi. Tapi setidaknya Boiyen berani jujur soal issue masalah dalam rumah tangga.
Semoga keduanya bisa move on dan temukan peace ketenangan setelah semua ini.