Declan Rice Kecewa Arsenal Main Buruk Lawan Sporting CP?
Arsenal melangkah ke semifinal Liga Champions meski menuai kritik karena penampilan mengecewakan melawan Sporting CP. Declan Rice menegaskan bahwa hasil akhir lebih penting daripada cara tim meraihnya, meski sorotan wajah kecewa terlihat jelas saat jeda pertandingan.
Pertandingan leg kedua di London berakhir imbang tanpa gol, cukup untuk membawa team asuhan Mikel Arteta lolos berkat kemenangan 1-0 di leg pertama. Namun, alur permainan Arsenal dinilai terlalu lambat, dengan banyak mistake operan dan minim ancaman di sepertiga akhir lapangan.
Rice mengakui adanya pressure dalam menjaga konsistensi, terutama setelah rangkaian hasil buruk sebelumnya, termasuk kekalahan dari Bournemouth dan tersingkirnya mereka dari Piala FA. Meski begitu, dia menolak merasa frustrated , menegaskan fokus tetap pada pencapaian kolektif.
"Siapa peduli apa yang dipikirkan orang lain? Yang penting adalah apa yang dipikirkan tim ini, apa yang dipikirkan manajer, dan kami berada di semifinal lagi. Saya sangat happy ," tegas gelandang itu. Bagi fans, lolosnya Arsenal membawa harapan, meski performance tim masih menyisakan banyak concern .
Senang sih lolos, tapi lihat performance performa di babak kedua, nyaris nggak ada peluang bersih.
Rice bilang nggak frustrasi, tapi mimik mukanya waktu turun minum jelas nunjukin disappointment kekecewaan.
Kalau terus main seperti ini, jangan bermimpi juara. Semifinal bukan akhir, tapi pressure tekanan pasti makin gede.
Yang penting lolos. Di fase ini, kadang menang jelek juga cukup. Hasil yang penting.
Arteta harus cepat evaluasi. Tim terlihat lelah dan nggak punya plan B rencana cadangan saat serangan macet.
Fans luar sana selalu komentar, tapi mereka nggak merasakan pressure tekanan di lapangan. Pemain sudah berjuang.