Difitnah Lakukan Oplas Gagal, Rossa Layangkan Somasi & Tempuh Jalur Hukum

Penyanyi papan atas public figure Rossa baru-baru ini menjadi sasaran rumor tak sedap yang menyebut dirinya mengalami failed operasi plastik karena perubahan wajahnya. Tanpa menunggu lama, Rossa melalui manajemen dan tim hukumnya memutuskan untuk mengambil legal action tegas demi melindungi reputation dan harga dirinya sebagai ikon musik Indonesia.

M. Ikhsa Tualeka, kuasa hukum Rossa, mengumumkan bahwa official warning telah dilayangkan kepada sejumlah pengguna media sosial yang turut menyebarkan defamation tersebut, baik disengaja maupun tidak. Ia menegaskan bahwa Rossa tidak pernah melakukan operasi plastik hanya untuk tampil lebih cantik, sehingga narasi tentang failed surgery adalah bentuk pelanggaran terhadap dignity yang tidak bisa dibiarkan.

Tim hukum juga meminta para penyebar konten untuk segera take down unggahan yang merugikan. Natalia Rusli, anggota tim hukum lainnya, menekankan bahwa mereka memiliki kemampuan teknis untuk melacak pelaku hingga ke IMEI handphone dan lokasi pengguna. Tindakan ini dimaksudkan untuk memberi deterrent effect dan mencegah polusi digital dari konten merusak yang tidak mendidik.

Pihak Rossa memberi tenggat waktu 24 jam bagi pelaku untuk memenuhi permintaan tersebut. Jika diabaikan, laporan criminal case akan segera diajukan ke Bareksrim Mabes Polri. Langkah ini mencerminkan serious decision di tengah tekanan public pressure dan arus informasi yang cepat di era media sosial.

Reaksi 6

  • D
    dewiLintang

    Akhirnya artis berani ambil legal step beneran, bukan cuma ngomong doang. Respect!

  • B
    budiKreas

    Soalnya kan reputation itu mahal, apalagi buat publik figur. Satu rumor bisa bikin karier terganggu.

  • N
    nisaRatu

    Tapi kok banyak yang langsung percaya rumor failed surgery ? Wajah berubah sedikit langsung dikaitin, kasihan juga.

  • P
    panduWira

    Kalau sampe bisa lacak IMEI, berarti ini bukan cuma gertak sambal. Serius banget penanganannya.

  • S
    sariMurni

    Harusnya semua yang sebar defamation minta maaf, bukan cuma hapus. Dampaknya udah menyebar luas.

  • R
    ramaJaya

    24 jam itu cepat sih, tapi mungkin emang perlu quick action biar gak makin liar.

Artikel ini berbasis fakta dan disusun ulang untuk tujuan pembelajaran bahasa Inggris; reaksi pembaca adalah contoh dari beragam sudut pandang.

[email protected]