Rossa Somasi Puluhan Akun, Tanggapi Tuduhan Oplas Gagal dan Serangan Mental di Medsos

Penyanyi papan atas Rossa tidak tinggal diam setelah public trust terhadap dirinya digoyang oleh konten media sosial yang menuduhnya mengalami failed operasi plastik. Lewat manajemennya, ia melayangkan somasi ke puluhan akun yang diduga menyebarkan false information dengan menggunakan video manipulasi yang menggabungkan rekaman aslinya bersama narasi negatif dari pihak lain.

Dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, kuasa hukum manajemen Rossa, Natalia Rusli, menunjukkan bahwa konten semacam itu tidak hanya menyesatkan, tetapi juga melanggar hukum. Konten yang dimanipulasi ini tersebar luas di platform seperti TikTok, Instagram, dan Threads, bahkan menggunakan lagu Rossa sebagai latar, menciptakan ilusi bahwa claim dalam video tersebut benar.

Pihak manajemen menegaskan bahwa perubahan penampilan Rossa dalam video-video itu murni hasil makeup , bukan tanda operasi plastik yang gagal. Mereka mengutip Pasal 32 ayat 1 juncto Pasal 48 UU ITE tentang manipulasi konten elektronik, dengan ancaman hukuman hingga 8 tahun penjara atau denda 2 miliar rupiah. Para pemilik akun diberi waktu 24 jam untuk take down konten dan menyampaikan itikad baik secara terbuka.

Dampak dari serangan ini tidak hanya soal reputasi, tetapi juga mental health sang diva. Rossa dikabarkan merasa terpukul dan tidak nyaman. Langkah hukum ini disebut sebagai bentuk protection dan juga pembelajaran bagi masyarakat. Seperti dikatakan oleh penasihat hukumnya, ini adalah upaya untuk mitigate penyebaran hoaks agar tidak semakin meluas.

Komentar 6

  • D
    dani_mlg

    Sedih banget denger Rossa kena mental pressure gini. Padahal suaranya aja udah bikin adem, malah diperlakukan begini.

  • S
    sari_bdg

    24 jam itu cepat banget sih, tapi emang harus tegas. Klaim palsu gini bisa hancurin hidup orang.

  • B
    budi_jkt

    Makeup aja bisa dikira oplas gagal, bayangin kalau beneran operasi. Reaksi publik kadang kelewatan jauh.

  • L
    lina_sby

    Semoga proses hukumnya lancar. Tapi juga perlu public education soal verifikasi konten.

  • R
    raka_tgn

    Ngeri juga kalau sampai kena UU ITE. Tapi emang harus ada deterrent effect biar nggak makin liar.

  • N
    nina_dps

    Rossa tuh ikon. Serangan ke dia bukan cuma personal, tapi juga soal respect ke seniman.