Paulo Costa Hentikan Rekor Tak Terkalahkan Murzakanov dengan Head Kick di UFC 327
Dalam pertarungan yang memicu decak kagum, Paulo Costa menghentikan rekor tak terkalahkan Azamat Murzakanov dengan spectacular head kick di ronde ketiga UFC 327, Miami, 12 April 2026. Kemenangan ini menegaskan kembali kehadiran Costa sebagai serious ancaman di kelas menengah, sementara Murzakanov mencatatkan kekalahan pertamanya dalam 17 pertarungan profesional. Pertarungan yang menjadi co-main event ini berlangsung sengit, dengan dua petarung 205 lb saling bertukar serangan tajam sejak ronde pertama.
Murzakanov, yang sebelumnya menang atas Aleksandar Rakic dan Brendson Ribeiro dengan impressive TKO, sempat membuat Costa terjatuh lewat uppercut kuat di ronde kedua. Ia bahkan mencoba kunci scarf choke, tapi Costa berhasil lolos dan membalas dengan tendangan lutut ke tubuh. Di tengah dominasi serangan rendah Costa, Murzakanov menunjukkan courage luar biasa meski diduga mengalami cedera lengan kiri sejak awal laga.
Puncaknya terjadi di detik-detik akhir ronde ketiga, ketika Costa melancarkan head kick yang langsung menjatuhkan Murzakanov tak berdaya. Wasit segera menghentikan pertarungan dengan decision TKO. Statistik UFC mencatat pertarungan ini memuat 12 knockdown, 4 tendangan rendah, dan 3 head kick — angka yang menunjukkan intensitas tinggi. Kemenangan ini membawa Costa naik ke posisi tiga dunia, sementara Murzakanov mengalami setback dalam peringkat.
Meski kecewa, Murzakanov menyatakan rasa hormatnya: "Paulo menunjukkan kekuatan luar biasa, saya learn banyak dari pertarungan ini." Di sisi lain, UFC memuji Costa lewat Twitter: "The Eraser meninggalkan arena dengan TKO mengesankan." Dengan lebih dari 2,3 juta penonton di Paramount+ dan tiket arena penuh, UFC 327 menjadi salah satu acara paling popular tahun ini. Kedua petarung diperkirakan kembali bertarung dalam beberapa bulan mendatang, dengan Costa berpotensi menghadapi mantan juara untuk membuka jalan menuju gelar.
Head kick itu benar-benar game-changer pengubah permainan. Tapi Murzakanov tetap layak dihormati.
Murzakanov berani tapi terlalu agresif. Dia butuh better lebih baik pertahanan.
Costa kembali ke jalur gelar. Ini bukan sekadar kemenangan, tapi statement pernyataan kuat.
12 knockdown dalam tiga ronde? Itu level insane gila intensitas.
Murzakanov cedera lengan kiri dari awal dan tetap bertarung? Itu heart jiwa juara sejati.
Apakah head kick terakhir itu kebetulan atau planned direnungkan? Teknik atau keberuntungan?