Trump Bantah: Israel Tak Pernah Tekan Saya Perangi Iran

Presiden Amerika Serikat Donald Trump membantah bahwa Israel pernah pressure untuk memulai conflict melawan Iran. Melalui unggahan di media sosial Truth Social pada Senin (20/4), Trump menegaskan keputusannya untuk mengambil tindakan bersenjata murni berasal dari keyakinan pribadinya terhadap ancaman yang ditimbulkan oleh Iran, khususnya terkait serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 dan program nuklir Teheran yang menurutnya tidak bisa dibiarkan berlanjut.

Trump menyatakan bahwa response didorong oleh dua faktor utama: serangan 7 Oktober yang dikaitkannya dengan peran Iran, meskipun tidak ada bukti publik yang menguatkan keterlibatan langsung Tehran, serta komitmennya yang lama terhadap larangan senjata nuklir bagi Iran. "Israel tidak pernah membujuk saya untuk berperang dengan Iran," tulis Trump. "Keputusan ini berasal dari penilaian saya sendiri."

Namun, klaim Trump menuai criticism luas, terutama dari pihak oposisi. Mantan Wakil Presiden Kamala Harris menyatakan bahwa perang ini justru merupakan hasil dari pengaruh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terhadap Trump. Menurut Harris, konflik tersebut tidak mencerminkan national interest Amerika Serikat, melainkan lebih menguntungkan kebijakan luar negeri Israel. "Dia masuk ke dalam perang karena Bibi Netanyahu," tegas Harris, merujuk pada Netanyahu dengan sebutan akrabnya.

Dampak dari konflik ini merambat ke ranah global. Iran membalas serangan AS-Israel dengan memblokir Selat Hormuz, jalur maritim krusial yang menyuplai sekitar 20 persen minyak dan gas dunia. Langkah ini memicu surge harga energi dan memperdalam krisis energi di berbagai negara. Dengan demikian, keputusan yang dipertanyakan ini tidak hanya berdampak pada keamanan regional, tetapi juga mengguncang stabilitas global market .

Reaksi 7

  • D
    dian_p

    Kalau harga bensin terus naik gini, rakyat kecil yang bakal paling tertekan.

  • B
    budi_tn

    Selalu aja alasan keamanan dipakai buat military action , padahal kepentingan ekonomi dan politik jelas terlibat.

  • S
    sari_ml

    Trump bilang keputusan sendiri, tapi Harris bilang dipengaruhi Netanyahu. Mana yang lebih bisa dipercaya ya? public trust tuh makin tipis aja.

  • E
    eko_r

    Selat Hormuz ditutup? Itu berarti pasokan minyak langsung kena disruption parah. Gak heran harga melonjak.

  • L
    lina_k

    Jadi negara adidaya aja bisa terbawa emosi dan ambil keputusan gegabah. Ngeri juga kalau mikirin global impact -nya.

  • A
    anto_wj

    Trump sering bilang 'I did it alone', tapi rekam jejaknya penuh dengan alliance strategis yang memengaruhi kebijakan luar negeri.

  • F
    fira_h

    Apa bener Iran pengin bikin bom nuklir? Kepala intelijen AS sendiri bilang nggak ada bukti. Jadi dasar perangnya justification kuat nggak sih?

Artikel ini berbasis fakta dan disusun ulang untuk tujuan pembelajaran bahasa Inggris; reaksi pembaca adalah contoh dari beragam sudut pandang.

[email protected]