Zeda Salim Lepas Hijab demi Nafkahi Anak dan Biayai Pengobatan

Zeda Salim kembali ke dunia hiburan dengan new setelah 12 tahun menghilang dari layar kaca. Mantan presenter berita ini memutuskan melepas hijab bukan karena perubahan keyakinan, melainkan sebagai langkah survival untuk menafkahi anak dan membiayai pengobatan sang ibu serta dirinya sendiri. Keputusan ini diambil setelah ia mengalami masa kelam akibat kekerasan dalam rumah tangga dan pelecehan seksual yang membawanya ke rumah sakit jiwa.

Dalam perjalanan pulih, Zeda mengaku sempat berada di titik terendah, bahkan harus dirawat intensif selama beberapa bulan. Trauma yang mendalam membuatnya rutin menjalani terapi bersama psikolog dan psikiater. Namun, beban financial sebagai orang tua tunggal yang membesarkan anak selama 16 tahun memaksanya bangkit. "Kemarin-kemarin hidup saya dihancurin terus sama laki-laki," ungkapnya, menunjukkan betapa pengalaman masa lalu memberi impact besar pada kesehatan mental dan fisiknya.

Sebelum mengambil decision besar ini, Zeda melakukan salat Istikharah dan berdoa meminta petunjuk dari Allah. Ia hanya ingin karier yang bisa menopang keluarganya. Dalam waktu tiga hari setelah berdoa, tawaran kerja datang dari seorang direktur rumah produksi nasional—sebuah jawaban yang ia anggap sebagai miracle . "Alhamdulillah, tiga tahun setelah berdoa, Allah kasih jawaban melalui program baru ini," katanya, menekankan bahwa niatnya murni untuk kesembuhan dan kemandirian.

Zeda juga menyampaikan pesan penguatan bagi perempuan lain yang mungkin tengah mengalami pressure serupa. Ia menolak menyerah meski sadar akan kritik dari masyarakat. "Jangan merasa I'm nothing. Saya bisa bangkit karena pertolongan Allah," ujarnya. Kembalinya Zeda bukan sekadar soal career , tapi juga simbol perlawanan, pemulihan, dan tekad kuat seorang ibu yang berjuang demi keluarga.

Reaksi 6

  • B
    BundaAyu

    Berat banget beban yang dia bawa. Bayangin harus sembuh dari trauma sambil mikirin cost hidup dan sekolah anak.

  • J
    JokoP

    Ada yang protes dia lepas hijab, tapi malah diam saat perempuan jadi korban kekerasan. Standar ganda banget sih.

  • R
    RaniK

    Salut sama keberaniannya. Bukan cuma balik kerja, tapi juga jujur soal mental health. Kepercayaan publik pasti datang buat dia.

  • D
    DediW

    Ceritanya menyentuh, tapi tetap aja industri hiburan keras. Semoga dia dapat support yang cukup.

  • M
    MbakNisa

    Doa dan usaha. Dia minta petunjuk, lalu kerja keras. Nyata banget prosesnya, bukan instan.

  • F
    FajarS

    Ini bukan soal hijab atau nggak, tapi soal perempuan punya hak pilih. Apa yang dia lakuin jelas didorong oleh necessity , bukan gaya.

Artikel ini berbasis fakta dan disusun ulang untuk tujuan pembelajaran bahasa Inggris; reaksi pembaca adalah contoh dari beragam sudut pandang.

[email protected]