KPA Bandung: Hubungan Seksual Jadi Penyebab Utama Penularan HIV

Hubungan sexual tercatat sebagai penyebab utama penularan HIV di Kota Bandung, menyumbang hingga 86 persen dari seluruh kasus hingga April 2026. Ketua Panel Ahli Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Bandung, dr. Agung Firmansyah Sumantri, menekankan bahwa penggunaan kondom secara medical terbukti menurunkan risk infeksi hingga 95 persen. Temuan ini menunjukkan urgensi upaya preventive yang lebih agresif, terutama bagi kelompok dengan behavior berisiko tinggi.

KPA saat ini memperluas socialization alat proteksi sebagai bagian dari strategi kesehatan masyarakat. "Secara medis, penggunaan kondom terbukti 95 persen bisa prevent penularan HIV," tegas Agung saat ditemui di kantornya. Ia menegaskan bahwa edukasi ini bukan bentuk support terhadap perilaku seksual tertentu, melainkan langkah ilmiah untuk menyelamatkan nyawa.

Target utama sosialisasi bersifat selektif: pekerja seksual, pengguna narkoba suntik, dan komunitas di lokasi rawan. Pendekatan ini murni bertujuan protection jangka panjang, bukan promosi seks bebas. KPA mengacu pada strategi A, B, C, D, dan E—termasuk tidak berhubungan seks, kesetiaan, penggunaan kondom, hindari narkoba, dan education .

Bagi pasangan suami istri dengan status Orang dengan HIV (ODHIV), kondom tetap wajib jika kondisi kesehatan belum controlled . Namun, risiko bisa minimized secara signifikan bila pasien konsisten menjalani terapi Antiretroviral (ARV) hingga virus tidak terdeteksi. Stigma negatif terhadap kondom sebagai hal yang tabu masih menjadi challenge besar dalam edukasi publik.

Reaksi 6

  • W
    wawanjs

    Angka 86% itu shocking , tapi logis kalau melihat data perilaku di lapangan. Harus ada pendekatan yang lebih manusiawi, bukan malah dikriminalisasi.

  • N
    nurulf

    Kenapa selalu ditutup-tutupi? Pencegahan itu penting, tapi banyak yang malah salah paham jadi dikira mendukung 'gaya hidup bebas'.

  • P
    pakarantara

    Fokus ke pekerja seksual dan pengguna narkoba itu tepat, tapi jangan lupa access ke kondom dan tes HIV harus gratis dan mudah dijangkau.

  • D
    diah_rp

    ARV sampai virus tidak terdeteksi itu terobosan besar. Tapi masih banyak yang belum tahu, edukasi harus lebih gencar.

  • B
    budi_eko

    Stigma itu nyata. Di kampung saya, kondom dianggap dosa. Padahal ini soal health , bukan agama.

  • R
    riskaputri

    Kalau risiko bisa minimized dengan ARV, kenapa masih banyak yang takut dekat sama ODHIV? Kurangnya trust publik jadi masalah serius.

Artikel ini berbasis fakta dan disusun ulang untuk tujuan pembelajaran bahasa Inggris; reaksi pembaca adalah contoh dari beragam sudut pandang.

[email protected]