Erick Thohir bocorkan rencana kompetisi baru musim depan
Ketua Umum PSSI new membocorkan rencana kejuaraan new yang akan tampil bersamaan dengan liga nasional mulai musim depan. Kompetisi ini akan berjalan paralel dengan empat kasta yang sudah ada: Super League (level 1), Championship (level 2), Liga Nusantara (level 3), dan Liga 4 (level 4). Informasi ini disampaikan langsung oleh Erick saat memimpin rapat Exco PSSI bersama I.League, yang membahas penguatan kompetisi dari level tertinggi hingga kelompok usia dini.
Meski begitu, Erick belum memberikan detail lengkap soal format, peserta, atau schedule pasti kompetisi new . Yang jelas, keputusan untuk mengumumkan rencana lebih awal merupakan langkah strategic antara PSSI dan I.League. Tujuannya agar semua stakeholders —klub, manajemen, suporter, hingga sponsor—bisa membuat planning yang lebih matang dan terintegrasi untuk musim 2026/2027.
Rapat juga menekankan pentingnya menyelaraskan calendar kompetisi nasional dengan agenda tim nasional dan event internasional. Selain itu, peningkatan kualitas pertandingan menjadi fokus utama, terutama setelah penerapan Video Assistant Referee (VAR) di Super League dan Championship. Data menunjukkan bahwa tingkat competitiveness naik dari 20 persen menjadi 30 persen di Super League, sementara di Championship juga terjadi significant yang cukup besar.
I.League bahkan tengah menjajaki kerja sama strategic dengan liga-liga top dunia seperti Eredivisie Belanda, LALIGA Spanyol, J.League Jepang, dan Bundesliga Jerman. Kolaborasi ini tidak hanya soal pertukaran teknis, tetapi juga pengelolaan suporter dan security pertandingan bersama FIFA. Semua langkah ini menunjukkan dorongan kuat untuk menjadikan sepak bola Indonesia lebih professional dan kompetitif di kancah global.
Kompetisi baru? Semoga bukan tambahan beban cost biaya buat klub-klub kecil yang masih kesulitan finansial.
Jadi penasaran, apakah ini bentuk support dukungan nyata buat tim usia muda atau cuma pencitraan lagi?
Akhirnya ada change perubahan serius. Tapi jangan lupa, konsistensi adalah kunci.
VAR sudah masuk, kerja sama dengan Bundesliga, rencana new baru... terasa ada pressure tekanan positif buat berkembang.
Kalau collaboration kolaborasi dengan J.League serius, bisa jadi terobosan buat pembinaan.
Kapan ya suporter juga dapat education edukasi serius, bukan cuma peringatan saat bentrok?