Saham Ini Dihantam Asing Bertubi-tubi, Net Sell Hampir Rp 40 Triliun

Aksi jual bersih (net sell) oleh investor foreign kembali menghantam pasar saham Indonesia, menyebabkan tekanan besar pada sejumlah emiten unggulan. Pada perdagangan Jumat (17/4/2026), nilai net sell mencapai Rp 931,6 miliar, membawa akumulasi total penjualan bersih asing sepanjang tahun ini hampir menyentuh angka Rp 40 triliun—tepatnya Rp 39,8 triliun menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI). Angka ini menunjukkan growing risk sentimen negatif terhadap aset lokal di tengah ketidakpastian global.

Saham perbankan menjadi sasaran utama pelepasan asing, dengan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatat largest harian tertinggi senilai Rp 522,7 miliar. Diikuti oleh PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan pelepasan Rp 225,5 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp 212,1 miliar. Bahkan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) turut terdampak dengan selling bersih Rp 107,2 miliar. Aksi ini mencerminkan shift alokasi capital asing dari sektor strategis ke aset yang dianggap lebih aman.

Di tengah arus pelepasan tersebut, hanya sedikit saham yang masih mendapat support dari investor asing. Salah satunya adalah PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), yang justru mencatat net buy tertinggi senilai Rp 127,3 miliar. Fenomena ini menunjukkan bahwa market tidak sepenuhnya lesu, namun investor kini lebih selektif dalam menempatkan funds , terutama pada emiten dengan fundamental kuat dan likuiditas tinggi.

Secara keseluruhan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru menguat 12,62 poin (0,17%) ke level 7.634, didorong oleh kenaikan di sektor properti sebesar 1,9% dan transportasi 1,6%. Namun, penguatan ini tidak menyembunyikan underlying yang terus memburu sektor keuangan dan energi. Dengan total nilai transaksi harian mencapai Rp 15,7 triliun, pasar masih aktif, tetapi confidence investor asing terhadap aset Indonesia perlu dijaga agar arus keluar modal tidak berlanjut.

Reaksi 6

  • D
    DionAnalitik

    Kalau foreign terus jual, kapan local mau ambil alih? Risiko market jatuh dalam itu nyata.

  • S
    SariPorto

    BBCA dijual terus padahal fundamentalnya kuat. Apa ini cuma pressure jangka pendek atau ada change besar dalam strategi global?

  • P
    PakdeRudi

    Net sell Rp 39,8 triliun dalam setahun? Itu bukan angka main-main. Harus ada response cepat dari otoritas.

  • L
    LintasBisnis

    CUAN malah dapat buy besar. Apa ada news spesifik atau cuma permainan likuiditas?

  • N
    NiaFE

    IHSG naik tipis tapi sektor keuangan turun. Tanda bahwa recovery belum merata dan risk sistemik masih mengintai.

  • B
    BudiSantoso

    Modal asing keluar, harga saham tertekan. Biasa saja. Yang penting long-term tetap stabil.

Artikel ini berbasis fakta dan disusun ulang untuk tujuan pembelajaran bahasa Inggris; reaksi pembaca adalah contoh dari beragam sudut pandang.

[email protected]