Main RDR 2 di PC Kentang: 12 Jam Hanya untuk 1 Misi
Seorang YouTuber bernama Mongo TV menjadi sorotan setelah mencoba memainkan game Red Dead Redemption 2 (RDR 2) di PC dengan performa sangat rendah. Alih-alih menikmati experience bermain yang lancar, game hanya mampu berjalan di sekitar 4 FPS—angka yang jauh di bawah standar untuk smooth .
Dengan frame rate sekecil itu, setiap action dalam game terasa sangat lambat meskipun waktu dalam dunia game tetap normal. Mongo TV mengungkap bahwa ia butuh lebih dari 12 jam hanya untuk menyelesaikan misi awal di area pegunungan bersalju, Chapter One: Colter—bagian yang biasanya bisa diselesaikan dalam 1,5 hingga 3 jam. Artinya, progress permainan menjadi enam kali lebih lambat dari average .
Yang menarik, laptop yang digunakan bukanlah perangkat completely tidak layak. Spesifikasinya mencakup prosesor Intel Core i5-8300H dan GPU Nvidia GeForce GTX 1050 Ti 4GB—perangkat keras yang secara teori masih di atas minimum requirement resmi dari Rockstar. Namun, performance yang buruk mungkin disebabkan oleh konfigurasi yang tidak optimal.
Salah satu kemungkinan adalah game berjalan di GPU terintegrasi Intel UHD Graphics 630, bukan GPU dedicated GTX 1050 Ti. Selain itu, graphics settings yang terlalu tinggi atau driver yang belum diperbarui bisa menyebabkan frame rate anjlok. Dengan simple sederhana seperti menurunkan pengaturan atau mengaktifkan fitur auto-optimize dari Nvidia, performa bisa meningkat significantly .
Bayangin, 12 jam cuma buat 1 misi. Itu bukan main game lagi, tapi ujian patience kesabaran.
GTX 1050 Ti masih bisa jalanin RDR2 dengan wajar kok, asal jangan sampe salah pilih GPU. Klasik banget masalah pakai integrated graphics graphics terintegrasi tanpa sadar.
Ini bukti kalau hardware doang nggak cukup—configuration konfigurasi itu penting banget.
4 FPS tuh kayak nonton slide show, bukan game. Ngeri.
Kalau emang mau main game berat, mending investasi ke setup yang capable mampu, daripada pake cara begini yang cuma buang waktu.
Tapi lucu juga sih lihatnya. Dari sisi entertainment hiburan, konten kayak gini justru menarik.