Analis: Iran Jadi Hambatan Utama bagi Proyek Greater Israel

Sebuah analisis menyatakan bahwa Iran menjadi major dalam pelaksanaan proyek Greater Israel, sebuah konsep strategis yang mencakup ekspansi wilayah, dominasi militer, dan pembentukan influence geopolitik di kawasan Timur Tengah. Menurut analis politik Jaber, proyek ini bukan sekadar ambisi teritorial, melainkan upaya sistematis untuk mengubah peta kekuasaan regional—dengan Iran dianggap sebagai kekuatan yang paling directly menentang setiap langkahnya.

Pilar pertama dari proyek ini adalah territorial ekspansi. Sejak 1967, Israel telah memperluas kontrol atas wilayah Palestina yang diduduki, yang kini diperlakukan sebagai bagian dari wilayah aneksasi. Fokus kemudian bergeser ke Lebanon selatan, Dataran Tinggi Golan, tepi timur Sungai Yordan, hingga Semenanjung Sinai. Wilayah-wilayah ini dinilai penting karena memberi akses strategis terhadap resources alam, jalur air seperti Laut Merah, serta jalur transit regional yang vital bagi keamanan dan economic .

Di bidang militer, proyek ini menuntut kemampuan operasi lintas batas dalam skala luas. Israel telah menunjukkan pola ini melalui serangan di Gaza, Tepi Barat, Lebanon, dan Suriah—terutama setelah pemerintahan Bashar al-Assad melemah. Keputusan Amerika Serikat memasukkan Israel ke dalam wilayah tanggung jawab military CENTCOM memperkuat kerja sama operasional dan memperluas reach aksi Israel hingga ke negara-negara seperti Irak, Yaman, dan kawasan Teluk, yang sebelumnya di luar cakupan langsung.

Aspek ketiga adalah pembentukan pengaruh geopolitik yang lebih dalam. Jaber menilai bahwa tekanan militer dan intervensi politik di Lebanon merupakan bagian dari uji coba strategi ini. Dengan dukungan dari kekuatan AS—baik melalui bantuan finansial, lobi politik, maupun jaringan keuangan global—Israel berusaha memperluas control tidak hanya secara fisik, tetapi juga melalui mekanisme internasional. Namun, keberadaan Iran, dengan jaringan aliansi dan kapasitas regional yang kuat, terus menjadi penghalang yang sulit diabaikan.

Reaksi 6

  • R
    Rini_tj

    Iran memang punya leverage besar di kawasan, terutama lewat Hizbullah dan hubungan dengan Suriah. Sulit bayangkan Israel bisa ekspansi tanpa konflik besar.

  • B
    Budi_eko

    Jadi ini bukan cuma soal Palestina, tapi proyek jangka panjang yang sistematis. long-term banget rencananya.

  • N
    Nisa_m

    AS masuk lewat CENTCOM itu kunci. Artinya, ini bukan cuma kebijakan Israel, tapi bagian dari geopolitical global yang diatur dari Washington.

  • D
    Damar_p

    Mereka sebut 'pengaruh', tapi rasanya lebih ke dominasi. Kalau bukan karena resistensi Iran, mungkin sudah lebih jauh jangkauannya.

  • L
    Lala_s

    Sumber daya air dan energi selalu jadi faktor utama. Jadi ekspansi ini juga soal survival dalam jangka panjang, bukan cuma ideologi.

  • F
    Fajar_k

    Lebanon jadi medan uji? Berarti rakyat sipil lagi-lagi jadi korban dari strategic besar yang bukan urusan mereka.

Artikel ini berbasis fakta dan disusun ulang untuk tujuan pembelajaran bahasa Inggris; reaksi pembaca adalah contoh dari beragam sudut pandang.

[email protected]