Di Tengah Ketegangan Timur Tengah, Anindya Bakrie Bawa Misi Rantai Pasok dan Ketahanan Pangan ke Beijing

Di tengah conflict yang memanas di Timur Tengah, Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie bersiap membawa misi penting ke Beijing: memperkuat supply chain dan food security . Langkah ini bukan sekadar kunjungan diplomatik, melainkan respons langsung terhadap global economy yang mulai goyah akibat gangguan logistik dan kenaikan cost transportasi maritim.

Anindya akan hadir dalam international forum di Beijing pada 21 Juni 2026, atas undangan resmi dari Dewan Promosi Perdagangan Internasional Tiongkok. Forum yang digelar bersamaan dengan Pameran Rantai Pasok ini menjadi strategic opportunity bagi Indonesia untuk masuk lebih dalam ke jantung jaringan pasok global dan menjalin kemitraan nyata dengan pelaku industri kunci.

Menurut Anindya, geopolitical tension justru harus menjadi pendorong untuk mempererat economic cooperation , bukan penghambat. "Di tengah perang Timur Tengah ini, hubungan Indonesia dan China justru harus semakin kuat. Kita perlu bicara lebih serius soal rantai pasok," tegasnya. Ketergantungan pada satu jalur distribusi dinilai berisiko tinggi, sehingga diversification kemitraan menjadi kunci resilience ekonomi jangka panjang.

Delegasi Kadin juga akan memanfaatkan momentum Forum CEO APEC yang digelar di lokasi sama. Targetnya bukan hanya dialogue , melainkan concrete outcome berupa kerja sama lintas sektor, khususnya di bidang pangan dan logistik. Langkah ini mencerminkan strategic positioning Indonesia sebagai mitra dagang yang proaktif di tengah ketidakpastian global.

Reaksi 7

  • D
    dina_ratu

    Ini langkah cerdas. Kalau rantai pasok terganggu, harga pangan lokal bisa melonjak. Semoga kerja sama ini benar-benar bawa tangible benefit buat rakyat.

  • J
    joko_pasar

    Tiongkok pasti punya strategic interest juga. Harus hati-hati, jangan sampai kita terlalu bergantung.

  • S
    sari_kuliah

    Baru tahu kalau konflik Timur Tengah bisa ganggu maritime route kita. Ternyata dunia bisnis saling terhubung banget.

  • P
    paman_invest

    Kadin fokus ke rantai pasok? Bagus. Tapi jangan lupa, market confidence juga butuh sinyal kuat dari dalam negeri.

  • R
    rudi_ngopibareng

    21 Juni masih lama. Semoga tidak cuma jadi symbolic presence doang. Harus ada MoU yang keluar.

  • L
    lita_update

    Anindya selalu proactive . Beda sama pengusaha yang cuma nunggu kondisi aman dulu.

  • B
    bima_ceria

    APEC bareng China? Menarik. Tapi apakah AS akan perceive this sebagai langkah menjauh dari blok Barat?

Artikel ini berbasis fakta dan disusun ulang untuk tujuan pembelajaran bahasa Inggris; reaksi pembaca adalah contoh dari beragam sudut pandang.

[email protected]