Beckham Putra Resmi Raih Gelar Sarjana, Bintang Persib Sukses Kuliah di Tengah Jadwal yang Padat
Beckham Putra, bintang muda Persib Bandung, kini resmi menyandang gelar sarjana setelah menyelesaikan studi Ilmu Pemerintahan di Universitas Jenderal Ahmad Yani (Unjani). Pemain berposisi gelandang itu menerima toga wisuda pada Kamis (16/4/2026) di Bandung, menutup perjalanan akademik yang ditempuh sambil tetap aktif dalam pressure kompetisi sepak bola nasional dan internasional.
Di tengah jadwal latihan yang padat dan kewajiban membela Timnas Indonesia, Beckham mengaku harus quickly memanfaatkan waktu luang untuk menyelesaikan tugas kuliah. "Ini rangkaian panjang saya bisa lulus sebagai sarjana, tidak mudah di tengah kesibukan yang sangat sibuk," ujarnya, menekankan bahwa decision untuk menuntaskan pendidikan tetap menjadi prioritas, meskipun karier sepak bolanya sudah menanjak.
Dukungan dari sistem perkuliahan online menjadi faktor kunci yang memungkinkan Beckham tetap mengikuti perkuliahan dari jarak jauh. Ia kerap mengisi waktu setelah latihan untuk menyelesaikan report dan ujian. "Kebetulan kelas saya juga bisa online, jadi lebih memudahkan saya juga," kata dia, menunjukkan bagaimana change metode belajar membantu atlet modern mengatur dua dunia sekaligus.
Pencapaian Beckham menuai pujian luas dari publik dan rekan sesama atlet. Ia menjadi contoh bahwa kesuksesan di lapangan tidak harus mengorbankan support terhadap pengembangan diri secara akademik. Dalam dunia olahraga yang sering kali menekankan performa semata, langkahnya dianggap sebagai risk yang terbayar—menunjukkan bahwa atlet bisa sukses ganda, baik di atas maupun di luar lapangan.
Ini baru namanya panutan. Bisa jaga performa di lapangan sambil kejar education pendidikan formal. Jarang ada atlet yang konsisten kayak gini.
Sistem online emang jadi game changer buat atlet. Tapi tetap butuh disiplin tingkat tinggi, apalagi dengan jadwal seperti dia.
Bayangin tekanan dari laga, media, fans, terus masih sempat ngerjain assignment tugas kuliah. Respect banget.
Alhamdulillah Unjani bisa mendukung atlet berprestasi. Semoga makin banyak kampus yang fleksibel untuk atlet nasional.
Ini bukti bahwa pressure tekanan nggak selalu bikin orang menyerah. Bisa jadi bahan bakar buat lebih giat.
Anak-anak muda sekarang harus lihat contoh kayak Beckham. Prestasi itu nggak cuma di career karier, tapi juga di pengembangan pribadi.