Lulus S1 Unjani, Bupati Bandung Barat: Di Kantor Saya Sambil Kuliah
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, resmi menyandang gelar sarjana setelah graduation dari program Strata Satu Ilmu Pemerintahan di Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Cimahi. Meski jadwal pemerintahan padat, Jeje berhasil menyelesaikan studi yang dimulai sejak 2024, menunjukkan komitmen tinggi terhadap education di usia kepala daerah aktif.
Ia mengungkapkan bahwa proses learning dilakukan secara fleksibel, terutama melalui sistem online , sehingga tidak mengganggu tugas sebagai bupati. Bahkan, ia kerap mengerjakan assignment kuliah di malam hari atau bahkan saat berada di kantor. "Di kantor pun saya sambil kuliah," kata Jeje, menekankan pentingnya time management dalam menjalani dua peran sekaligus.
Pemilihan jurusan Ilmu Pemerintahan bukan tanpa alasan. Menurut Jeje, bidang ini sangat selaras dengan tanggung jawabnya sebagai kepala daerah. Ia bahkan menerapkan langsung ilmu yang didapat, terutama dalam penyusunan kebijakan daerah. Skripsinya membahas disaster management di wilayahnya, mengacu pada Peraturan Pemerintah Daerah Nomor 3 Tahun 2013, sebuah topik yang sangat relevan mengingat kondisi Kabupaten Bandung Barat yang rentan terhadap bencana alam.
Ke depan, Jeje berencana melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 di kampus yang sama. Ia berharap latar belakang akademik ini dapat memperkuat decision-making dan membawa positive change dalam pelayanan publik. Prestasi ini juga menjadi inspiration bagi aparatur sipil dan masyarakat luas bahwa belajar tidak mengenal usia atau jabatan.
Keren juga bisa kuliah sambil jadi bupati. Bayangin pressure tekanan kerjaan pemerintahan ditambah tugas kuliah, pasti nggak main-main.
Skripsi tentang bencana? Justru itu yang paling relevant relevan. Harusnya semua pejabat daerah punya dasar ilmu seperti ini.
S2 lagi? Semangat! Tapi jangan sampai public service pelayanan publik terbengkalai gara-gara fokus ke gelar.
Belajar online daring di kantor itu kenyataan baru. Asal jangan cuma buka tab kuliah terus kerjaan numpuk.
Ini baru pemimpin yang terus berkembang. Banyak yang merasa sudah achievement pencapaian cukup setelah menang pilkada.
Harusnya jurusan pemerintahan jadi syarat wajib bagi calon kepala daerah. Biar nggak asal decision keputusan.