PSBS Biak Kolektor Terbanyak Sanksi FIFA, PSM Makassar Ternyata Masuk Daftar Terkena Hukuman

Dua klub Liga Super Indonesia, PSBS Biak dan PSM Makassar, kini tercatat tengah menjalani sanction dari FIFA karena masalah pembayaran yang tertunda. Hukuman ini berupa larangan mendaftarkan pemain selama tiga periode transfer — atau yang dikenal sebagai embargo transfer — sebuah pukulan besar di tengah musim kompetisi yang penuh pressure .

PSBS Biak menjadi klub dengan jumlah hukuman paling banyak, mencatatkan tujuh kali violation sejak akhir 2025 hingga pertengahan 2026. Total, mereka harus menjalani 21 periode larangan pendaftaran pemain. Kondisi ini memperdalam krisis finansial yang sudah lama menghantui klub asal Papua tersebut, yang kini berada di dasar klasemen dengan hanya 18 poin.

Dampaknya tidak hanya terasa di atas lapangan. George Brown, seorang pemain PSBS, membagikan surat terbuka yang mengungkapkan daily struggle yang mereka alami: kebutuhan dasar seperti air minum setelah latihan tidak selalu tersedia, akomodasi tanpa makanan, dan bahkan sesi latihan batal karena tidak adanya training field . Pemain asing bahkan menerima pemberitahuan untuk segera mengosongkan tempat tinggal mereka.

PSM Makassar, meski berada di posisi lebih aman di klasemen (peringkat 13), juga kena sanksi dua kali pada Maret 2026. Situasi semakin mencemaskan dengan menghilangnya pelatih kepala Tomas Trucha dari beberapa laga terakhir. Tanggung jawab kini ada di tangan PSSI dan I.League untuk mencegah further collapse , dan memastikan financial health klub-klub tidak lagi menjadi beban tersembunyi dalam kompetisi.

Reaksi 6

  • P
    PakBudi99

    Bayangkan, latihan tanpa air minum. Ini bukan cuma soal risk degradasi, tapi soal martabat manusia.

  • D
    DianSulawesi

    PSM kena dua kali, padahal katanya klub besar. Kalau manajemen tidak transparan, public trust bakal habis.

  • J
    Joko_Lapangan

    FIFA kasih sanksi, tapi siapa yang bantu pemain asing yang diusir dari mess? Ini human cost dari ambisi yang rusak.

  • F
    FerryStat

    7 pelanggaran dalam 6 bulan? Artinya sistem pembayaran klub benar-benar hancur. Tidak mungkin cuma mistake kecil.

  • M
    MbakNia

    PSSI dan I.League harus tegas. Jangan cuma bagi sanksi, tapi tidak ada support sistemik untuk perbaikan.

  • G
    GilangOldSchool

    Dulu kita bangga dengan sepak bola daerah. Sekarang malah jadi tempat pembantaian pemain muda. Kapan change datang?

Artikel ini berbasis fakta dan disusun ulang untuk tujuan pembelajaran bahasa Inggris; reaksi pembaca adalah contoh dari beragam sudut pandang.

[email protected]