Pemprov Sulut Ajak Warga Bijak Gunakan Air Hadapi Musim Kemarau Lebih Panjang

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengajak seluruh warga untuk menggunakan air secara hemat dan bijak menyusul prediksi musim kemarau yang akan datang lebih kering dan lebih panjang dari normal . Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Jimmy Ringkuangan, menekankan pentingnya kesiapsiagaan dini menghadapi potensi krisis air bersih dan impact yang lebih luas.

Berdasarkan report dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kemarau tahun ini diprediksi akan berlangsung cukup lama, mulai pertengahan tahun. Pemprov Sulut menyatakan telah mengambil langkah-langkah antisipatif secara terpadu, termasuk memastikan availability air bersih dan menjaga ketahanan pangan di tengah change iklim yang tidak menentu.

Selain penghematan air, masyarakat juga diminta untuk tidak membakar lahan demi mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang bisa meluas. Ringkuangan menekankan bahwa public trust terhadap pemerintah sangat bergantung pada respons cepat dan koordinasi lintas sektor. "Kesiapsiagaan adalah kunci," tegasnya.

Pemerintah provinsi mendorong sinergi kuat antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat agar setiap decision dan aksi bisa tepat sasaran. Dengan kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay, Pemprov optimistis bisa menjaga stabilitas ekonomi daerah, terutama di sektor pangan dan basic services , meski menghadapi tekanan cuaca ekstrem.

Komentar 6

  • P
    PakLurah

    Sudah mulai ada yang kesulitan air bersih di desa saya, perlu ada support lebih cepat dari provinsi.

  • T
    TinaManado

    Mengapa selalu menunggu musim kemarau datang baru mulai bicara kesiapan? pressure terhadap sumber daya makin besar tiap tahun.

  • E
    EkoWijaya

    Langkah bagus, tapi harapannya tidak cuma imbauan. Perlu real action seperti sumur resapan dan pompa air.

  • B
    BuRina

    Di komplek saya, banyak yang masih menyiram tanaman pakai air PAM pagi-sore. Tidak sadar risk kekeringan sama sekali.

  • A
    AndiSalim

    Harusnya ada edukasi rutin, bukan cuma saat krisis. change iklim bukan hal baru.

  • J
    JefriK

    Koordinasi lintas sektor kedengarannya bagus, tapi sering macet di lapangan. Apa ada mekanisme monitoring yang transparan?