8 Tahun Kawal Jokowi, Mayor Windra Sanur Kini Menjabat Kasdim Tigaraksa
Delapan tahun menjadi pengawal setia Presiden Joko Widodo, Mayor Infanteri Windra Sanur kini memulai babak baru dalam karier militernya sebagai officer di jabatan Kepala Staf Kodim (Kasdim) Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Sebelumnya, Windra dikenal sebagai Wakil Komandan Detasemen 4 Grup D Paspampres, satuan elite yang bertugas melindungi presiden secara langsung. Perpindahan tugas ini menandai transisi penting dari dunia pengamanan presidensial ke wilayah teritorial TNI yang lebih luas.
Di hari terakhir penugasannya, Windra berpamitan langsung kepada Jokowi sambil mengenakan seragam loreng khas TNI. Ia datang bersama istrinya, menunjukkan momen perpisahan yang penuh emotion . Beberapa kali, suaranya bergetar dan matanya berkaca-kaca saat menyampaikan rasa terima kasih dan penghormatan kepada sang presiden. "Alhamdulillah saya mendapatkan amanah jabatan dan tugas baru sebagai Kasdim Tigaraksa," ujarnya, masih terasa relief sekaligus haru.
Selama delapan tahun mendampingi Jokowi, Windra mengaku mengalami transformation besar dalam hidupnya. Ia menyebut banyak pelajaran hidup yang didapat dari sang presiden, bukan hanya soal disiplin militer, tetapi juga nilai-nilai kemanusiaan dan kepemimpinan. "Sama beliau kenangan luar biasa, banyak yang saya pelajari untuk kehidupan," katanya. Pengalaman itu menjadi fondasi bagi perjalanan barunya di lingkungan teritorial, yang berbeda dari latar belakangnya sebagai prajurit tempur.
Windra juga mengungkapkan bahwa arahan langsung dari Jokowi menjadi kunci motivasinya untuk terus mengembangkan karier. "Ini arahan beliau untuk belajar lagi, jadi tentara gitu," ujarnya, merujuk pada dorongan untuk memperdalam peran di bidang teritorial—sesuatu yang belum pernah ia jalani sebelumnya. Dengan latar belakang dari pasukan tempur, penugasan sebagai Kasdim menjadi challenge sekaligus opportunity untuk membuktikan adaptasi dan dedikasi dalam bentuk baru.
Bayangin tiap hari dekat presiden, pasti tekanan mentalnya luar biasa pressure tinggi ya. Salut sama komitmen dia.
Dari pengawal jadi Kasdim, perjalanan karier yang solid kuat banget. Tapi jangan lupa tetap rendah hati di posisi baru.
Kok malah terharu baca ini? Mungkin karena jarang lihat pejabat yang benar-benar terlihat humble rendah hati dan emosional gini.
Ini yang namanya loyalitas dan disiplin. Beda banget sama oknum yang cuma cari power kekuasaan.
Teritorial itu kerjanya beda jauh dari Paspampres. Harus bisa bangun hubungan dengan community masyarakat lokal. Semoga sukses.
Nama panggilan 'Beruang' lucu juga sih, tapi pasti punya cerita sendiri di balik itu nickname julukan.
Delapan tahun itu lama banget. Bayangin, dari masa kampanye sampai akhir jabatan. Dia lihat semua moment momen penting.
Apakah semua pengawal presiden dapat arahan langsung gini? Atau ini khusus karena dia sudah sangat lama? question Pertanyaan serius nih.