Bawah Pasar, RMKO Gelar Right Issue Rp350 per Lembar
PT Royaltama Mulia Kontraktorindo (RMKO) bersiap menggelar langkah strategis dengan meluncurkan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD I), atau yang lebih dikenal sebagai rights issue . Aksi korporasi ini bertujuan menghimpun dana segar hingga Rp160 miliar, dengan menawarkan sebanyak 457,14 juta saham baru kepada para pemegang saham yang tercatat. Jumlah tersebut setara dengan 26,78 persen dari total saham yang telah ditempatkan setelah pelaksanaan aksi ini.
Yang menarik perhatian pasar adalah penetapan price pelaksanaan sebesar Rp350 per saham, jauh di bawah market yang saat itu berada di level Rp590. Artinya, terdapat diskon sekitar 40,67 persen—sebuah incentive besar bagi pemegang saham untuk menggunakan haknya. Dengan skema ini, setiap 175 saham yang dimiliki akan memberikan hak untuk membeli 64 saham baru, membuat akses ke saham tambahan terasa lebih affordable .
Kepercayaan investor juga mendapat support dari komitmen PT RMK Investama, pemegang saham utama, yang menyatakan akan melaksanakan seluruh haknya senilai Rp107,99 miliar. Manajemen menegaskan bahwa dana untuk eksekusi hak tersebut telah tersedia. Jika ada sisa saham yang tidak diambil, alokasi akan dibagikan secara proporsional kepada investor yang mendaftar dalam kuota pemesanan tambahan.
RUPSLB pada 8 April 2026 telah memberikan lampu hijau, dan tanggal penting terakhir untuk pelaksanaan HMETD ditetapkan pada 2 Juli 2026. Setelah itu, hak yang tidak digunakan akan hangus. Pasar kini mengamati apakah move ini akan mampu memperkuat struktur capital RMKO sekaligus menciptakan confidence jangka panjang, di tengah pressure likuiditas yang kerap menghantui emiten kecil.
Harga saham pasar Rp590, tiba-tiba ada right issue Rp350. Ini jelas opportunity peluang, tapi juga bikin kepala pening hitung dilutennya nanti.
Diskon 40% kedengarannya bagus, tapi jangan lupa: risk risiko terbesar tetap di sisi fundamental perusahaan. Kalau kinerjanya nggak membaik, saham baru ini bisa jadi beban.
Pemegang saham utama komitmen penuh? Itu signal sinyal positif. Minimal mereka sendiri masih percaya dengan arah perusahaan.
Right issue di bawah pasar emang bikin excitement semangat naik, tapi jangan lupa tanggal 2 Juli batas akhir. Jangan sampai kehabisan waktu.
RMKO butuh dana buat apa? Kalau buat ekspansi, oke. Tapi kalau cuma buat nutup debt hutang, ya agak waswas juga.
Saya udah pegang saham RMKO sejak IPO. Keputusan ikut right issue harus dipikir matang—bukan cuma soal harga murah, tapi dampaknya ke kepemilikan.