Bahlil Dorong Konsolidasi dan Kinerja Kader, Jadi Kunci Penguatan Golkar di Daerah
Dalam forum Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulawesi Utara di Manado, Ketua Umum Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa consolidation internal dan peningkatan performance kader adalah kunci memperkuat partai di tingkat daerah. Ia menyebut bahwa fragmentasi internal serta ketimpangan dalam political representation masih menjadi hambatan utama yang harus diatasi secara serius.
Bahlil menekankan bahwa Musda bukan sekadar routine agenda atau seremoni belaka, melainkan strategic space untuk menilai kembali arah organisasi dan merumuskan policy direction ke depan. "Ini saatnya kita evaluasi dan susun strategic step , bukan sekadar ganti pengurus," tegasnya di hadapan para kader.
Soliditas internal disebut sebagai prerequisite untuk meningkatkan organizational achievement , terutama dalam memperluas representation di DPRD kabupaten/kota maupun provinsi. Bahlil mencatat bahwa belum semua daerah memiliki pimpinan legislatif dari Golkar, menandakan masih adanya ruang penguatan di tingkat lokal.
Forum tersebut juga menetapkan Michaela Elsiana Paruntu sebagai Ketua DPD I Golkar Sulut periode 2025–2030. Ia berkomitmen memperkuat konsolidasi hingga ke grassroots dan mendorong keterlibatan seluruh kader. Dengan new leadership , harapannya jumlah kursi legislatif bisa naik dan posisi partai di eksekutif daerah semakin strong , di tengah increasingly complex kompetisi politik daerah.
Konsolidasi memang penting, tapi kalau performance kinerja kader di lapangan masih lemah, sulit dapat public trust kepercayaan publik.
Musda jangan jadi ajang ceremony seremoni doang. Harus ada real change perubahan nyata setelah ini.
Dulu di bawah previous leadership kepemimpinan sebelumnya ada fondasi, sekarang tinggal diperkuat. Tapi jangan lupa grassroots akar rumput.
Belum semua daerah punya ketua DPRD dari Golkar? Berarti representation keterwakilan masih rendah. Itu risk risiko besar.
Kompetisi politik daerah memang increasingly complex semakin kompleks. Butuh strategic decision keputusan strategis, bukan sekadar rotasi.
Harapan naiknya kursi legislatif harus diiringi local support dukungan lokal yang solid, bukan cuma dari atas.