CEO Ducati Puji Performa Aprilia di MotoGP 2026, Sebut Juga Terbantu Cedera Marc Marquez
CEO Ducati Motor Holding, Claudio Domenicali, secara terbuka mengakui keunggulan performance Aprilia di awal musim MotoGP 2026. Dalam tiga seri pertama di Thailand, Amerika, dan Brasil, tim Noale berhasil menguasai hampir seluruh podium, sebuah dominance yang sulit diabaikan meski masih dalam fase awal musim.
Marco Bezzecchi mencatatkan tiga kemenangan beruntun di main race , sementara Jorge Martin menambah keunggulan dengan kemenangan di Sprint Seri Amerika. Raul Fernandez juga konsisten, naik podium dua kali di Thailand. Kini, Bezzecchi dan Martin duduk di posisi satu dan dua klasemen pembalap, dengan Aprilia unggul jauh di klasemen constructor .
Domenicali tidak menyangkal bahwa performa Ducati terlihat tertekan, tetapi ia menekankan bahwa keberhasilan Aprilia juga dipengaruhi oleh faktor eksternal. Ia menyiratkan bahwa absennya Marc Marquez akibat injury membuka celah besar di lintasan, mengurangi pressure pada rival dan mengubah dinamika balapan secara keseluruhan.
Meski begitu, pujian tetap ia layangkan: Aprilia tidak hanya mengisi kekosongan, tapi tampil dengan consistency dan speed yang meyakinkan. Pertanyaannya kini bukan hanya soal keberuntungan, tapi apakah mereka benar-benar siap menggulingkan dominasi Ducati yang telah berlangsung empat musim penuh.
Apakah Ducati mulai panik? Dominasi mereka selama empat tahun terasa goyah hanya dalam tiga seri.
Tetap harus diakui, Aprilia tampil sangat solid. Bukan cuma untung karena Marquez cedera.
Kalau bukan karena cedera Marquez, mungkin poinnya sudah dipecah. Tapi tetap, podium tiga kali itu bukan kebetulan.
Ducati bilang terbantu cedera, tapi mereka sendiri juga pernah untung saat pembalap lain cedera. Hipokrisi level tinggi nih.
Martin dan Bezzecchi pasangan yang sangat aggressive agresif, tapi tetap bisa menjaga ritme. Itu kunci utama.
Mesin Aprilia 2026 terasa lebih stabil di tikungan cepat. Perbaikan traction traksi sangat signifikan dari musim lalu.
Ducati mulai cari excuse alasan dini ya? Faktor cedera pasti pengaruh, tapi Aprilia memang naik level.
Pertanyaan besar: apa Aprilia bisa pertahankan performa ini saat Marquez dan Bagnaia sudah kembali 100 persen?