Militer Israel Tewaskan 3 Warga Gaza, Puluhan Ditangkap di Tepi Barat Saat Gencatan Senjata Dibahas
Tiga warga Palestina tewas dalam attack udara Israel di dekat sekolah di Deir el-Balah, Gaza. Kejadian ini memicu outrage luas, terutama karena korban dibawa keluar dari reruntuhan dengan white cloth yang menutupi jenazah, sementara kerabat menangis dalam final tribute . Salah satu keluarga korban, Umm Hussam Abu el-Rous, menyebut situasi ini bukan gencatan senjata, melainkan trap yang terus merenggut nyawa anak-anak muda Palestina.
Serangan terjadi di tengah ceasefire negotiations yang sedang berlangsung di Kairo, melibatkan perwakilan Palestina termasuk Hamas, serta mediator dari Mesir, Turki, Qatar, dan Amerika Serikat. Meski disebut sebagai truce , laporan dari lapangan menunjukkan violence belum benar-benar berhenti. Lebih dari 750 warga Palestina dilaporkan tewas sejak kesepakatan tahap pertama berlaku Oktober lalu, sementara Hamas disebut menewaskan empat tentara Israel.
Di Tepi Barat, militer Israel melakukan serangkaian raids yang menangkap setidaknya 30 warga, termasuk dua anak dan beberapa mantan tahanan. Operasi ini disertai home searches dan property damage , menurut Kantor Media Tahanan Palestina. Aksi ini menambah tension yang sudah tinggi sejak konflik Gaza meletus pada 2023, dan menimbulkan concern bahwa upaya perdamaian bisa runtuh.
Militer Israel hingga kini belum memberikan official comment atas insiden di Gaza. Namun, control mereka atas lebih dari separuh wilayah Gaza dan operasi militer yang terus berlangsung menunjukkan ongoing pressure di lapangan. Sementara itu, mediation efforts di Kairo masih berjalan, meski banyak pihak meragukan kemampuan kesepakatan ini membawa real change tanpa penghentian total serangan.
Setiap kali dengar 'gencatan senjata', malah ada korban lagi. Ini bukan peace damai, tapi pressure tekanan yang terus-menerus.
Keluarga di Gaza hanya ingin anak-anak mereka belajar, bukan mati di dekat sekolah. Mengapa attack serangan selalu terjadi di tempat umum?
Kalau negosiasi di Kairo serius, Israel harus hentikan raids penggerebekan dulu. Ini justru menunjukkan kurangnya kepercayaan.
Dua anak ditangkap? Itu bukan operasi keamanan, itu trauma untuk generasi muda. Kapan human cost biaya kemanusiaan ini dihitung?
AS dan Qatar jadi mediator, tapi di lapangan situasinya makin buruk. Apa masih ada hope harapan?
Kain putih yang menutup jenazah... simbol duka yang terus berulang. Kapan cycle siklus kekerasan ini berakhir?