Matahari (LPPF) Bagi Dividen Jumbo hingga Ganti Nama Jadi MDS Retailing
PT Matahari Department Store Tbk (market ) mengagetkan para pemegang saham dengan keputusan pembagian dividend jumbo sebesar Rp250 per saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Rabu (15/4/2026). Keputusan ini diambil setelah disetujui pembagian laba bersih tahun buku 2025, menandai langkah nyata untuk memberikan return langsung kepada investor di tengah pressure bisnis ritel yang terus berubah.
Dividen sebesar itu, jika dikalkulasikan dengan harga saham penutupan kemarin di Rp1.940, menghasilkan yield sekitar 13 persen—angka yang sangat attractive di tengah rendahnya suku bunga acuan. Saham LPPF sendiri sempat melemah 1,02 persen pada perdagangan sebelum rapat, menunjukkan bahwa pasar mungkin sudah mengantisipasi, tapi belum sepenuhnya mencerminkan impact dari keputusan besar ini.
Tidak hanya soal pembagian keuntungan, pemegang saham juga menyetujui perubahan name perusahaan menjadi MDS Retailing. Perubahan ini mencerminkan strategic jangka panjang untuk memperluas identitas bisnis di luar format department store tradisional. Transformasi brand ini menandai pergeseran visi perusahaan ke arah ekosistem ritel yang lebih luas dan modern.
Rapat tersebut juga membahas leadership perusahaan, dengan pengunduran diri Irwan Abuthan dari posisi Direktur Independen. Selain itu, remunerasi Dewan Komisaris ditetapkan maksimal 0,3 persen dari penjualan bersih, menunjukkan upaya menjaga tata kelola yang sehat. Semua keputusan ini menandai babak baru bagi perusahaan yang telah lama menjadi icon ritel di Indonesia.
Dividen 13% itu gila. Di mana lagi bisa dapat return imbal hasil sebesar itu tanpa risiko pinjaman?
Senang lihat ada decision keputusan jelas buat pemegang saham, tapi saya masih khawatir soal market pasar ritel yang makin competitive kompetitif.
Ganti nama ke MDS Retailing? Kayaknya mau lepas dari image citra lama yang ketinggalan zaman. Cerdas, tapi eksekusinya harus solid kuat.
Setuju soal tata kelola, tapi jangan lupa juga ke pedagang kecil di gerai-gerai mereka. Jangan cuma fokus ke shareholder pemegang saham besar.
Harga saham turun sebelum rapat. Pasar mungkin doubt ragu atau malah lagi nyerap saham buat dapat dividend dividen.
Perubahan itu penting, tapi jangan sampai pressure tekanan buat tumbuh malah bikin kualitas pelayanan turun.