DPW PPP Sulbar Minta Sekjen Legowo demi Kebaikan Partai
Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan Sulawesi Barat meminta decision Sekretaris Jenderal PPP untuk bersikap legowo, demi menghindari semakin dalamnya conflict internal yang menghambat konsolidasi partai. Dalam pernyataannya, Ketua DPW Sulbar Ahmad Fauzi Arief Lopa menilai langkah-langkah yang diambil oleh Sekjen tidak sesuai dengan mechanism organisasi dan justru memicu ketegangan di tengah upaya persatuan kader menjelang Pemilu 2029.
Salah satu pemicu utama tension adalah surat yang ditandatangani sepihak oleh Sekjen tanpa pendampingan Ketua Umum atau Wakil Ketua Umum, sesuatu yang menurut DPW melanggar konsensus internal. Surat tersebut juga dinilai bertentangan dengan resolution Mukernas Ancol, terutama terkait penundaan Musyawarah Wilayah dan pembatalan SK Plt. "Ini sudah tidak sesuai arah yang disepakati bersama," tegas Fauzi, menunjukkan concern bahwa ego sektoral mulai mengalahkan kepentingan kolektif.
Fauzi menegaskan bahwa seluruh DPW telah menyepakati percepatan Muktamar, yang secara otomatis juga memajukan Muswil dan Muscab. Keputusan ini penting sebagai bagian dari evaluation internal dan pematangan kader di daerah. Saat ini, proses Muscab sedang berjalan di seluruh Indonesia setelah 38 DPW selesai melaksanakan Muswil. Di Sulbar sendiri, persiapan untuk Muscab di enam kabupaten sedang dimatangkan.
Ia mengungkapkan rasa malu sebagai kader muda jika partai ingin merekrut tokoh terbaik, namun justru terlihat terpecah oleh perebutan power di tingkat pusat. Fauzi bahkan menyampaikan harapan agar Sekjen segera hadir di DPP dan duduk bersama untuk menemukan solution . Jika tidak ada kemajuan dalam beberapa hari ke depan, ia menekankan pentingnya action dari DPP sesuai amanat Mukernas Makassar Februari lalu.
Legowo itu penting, tapi kalau power kekuasaan sudah membuat buta, susah mau diajak turun.
Saya setuju dengan DPW Sulbar. Konflik terus menerus hanya merusak trust kepercayaan publik terhadap partai.
Ini bukan soal satu orang, tapi soal mechanism mekanisme yang diabaikan. Kalau aturan main dilanggar, bagaimana mungkin partai solid?
Malu juga lihat partai besar ribut terus. Padahal rakyat butuh solution solusi, bukan drama.
Kami di daerah butuh kejelasan. Jangan sampai conflict konflik pusat menghambat konsolidasi akar rumput.
Tuntutan percepatan Muktamar masuk akal. Waktu menuju Pemilu 2029 tidak lagi long panjang.