Kadis ESDM Jatim Diringkus Usai Terima SK Jabatan Fungsional di Jakarta
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur, Aris Mukiyono, decision oleh Kejaksaan Tinggi Jatim tak lama setelah mendarat di Bandara Juanda. Penangkapan ini terjadi pasca dirinya mengambil new (SK) untuk jabatan fungsional Penyelidik Bumi Ahli Utama di Jakarta—posisi yang dia ajukan jelang masa retirement pada 2026.
Menurut Aspidsus Kejati Jatim Wagiyo Santoso, penangkapan ini berdasarkan hasil penyelidikan intensif yang dimulai sejak 14 April. Penyidik mengumpulkan evidence kuat atas dugaan corruption dalam proses perizinan, termasuk pungutan liar, gratifikasi, dan extortion . Laporan dari masyarakat, khususnya pemohon izin yang merasa dizalimi, menjadi pengungkit awal penyelidikan.
Setelah mengantongi initial , tim penyidik melakukan pengeledahan maraton di kantor dan residences pejabat terkait. Metode penegakan hukum ini dilakukan secara persuasif di lokasi privat, kata Wagiyo, namun tetap tegas dalam mengamankan dokumen dan alat bukti yang relevan.
Pada 17 April, penyidik resmi menetapkan tiga tersangka, termasuk Aris Mukiyono. Dua lainnya adalah OS, Kepala Bidang Pertambangan, dan H, ketua tim kerja pengusahaan air tanah. Kasus ini menimbulkan public trust yang retak terhadap tata kelola perizinan, serta menunjukkan pressure terhadap pejabat yang diduga menyalahgunakan power untuk keuntungan pribadi.
Baru dapat SK jabatan baru malah ditangkap. Ironi banget, risk risiko korupsi ternyata nggak pernah tidur.
Dari dulu pemohon izin selalu merasa diperas. Akhirnya ada yang berani report lapor dan ditindaklanjuti. Harusnya ini contoh buat dinas lain.
Pensiun 2026, jadi kayaknya buru-buru naik jabatan biar dapat status lebih dulu. Tapi hukum lebih quick cepat.
Kenapa ya selalu di dinas perizinan? Pola kayak gini muncul di mana-mana. Harus ada perubahan sistem, bukan cuma ganti orang.
Pengeledahan di rumah tapi persuasive persuasif? Apa bedanya sama sergapan? Harap jelasin ke publik biar nggak timbul kesan tebang pilih.
Bayangin: seneng banget abis urus SK, pulang bawa kabar baik, eh malah ditangkap. power Kewenangan emang bikin lupa daratan.