Eksel Runtukahu Melejit, Persija Pasok Opsi Baru untuk Lini Depan Timnas Indonesia
Dalam kemenangan telak 3-0 Persija atas Persebaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno, new Eksel Runtukahu muncul sebagai game changer yang tak terduga. Aksi pressure tinggi dan keputusan decision di depan gawang membuatnya menjadi pusat serangan Macan Kemayoran sepanjang laga pekan ke-27 Super League 2025/2026, Sabtu (11/4/2026).
Runtukahu tidak hanya mencetak dua gol, tetapi juga menjadi dalang dari gol pertama setelah memenangkan penalty pada menit ke-16. Eksekusi oleh Allano membuka skor, dan momentum itu tidak lepas dari kemampuan Runtukahu menciptakan impact instan di area sepertiga akhir lapangan — sesuatu yang jarang ditemukan dalam skuad lokal saat ini.
Kemenangan ini bukan sekadar soal tiga poin, tapi juga report kinerja yang kuat untuk pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Dengan Ole Romeny sebagai ujung tombak utama, Runtukahu kini muncul sebagai alternative strategis yang patut dipertimbangkan, terutama menjelang FIFA Matchday Juni mendatang.
Yang membuatnya menarik adalah consistency dan support yang ia berikan dalam transisi menyerang. Dengan market transfer yang ramai, langkah cepat dari Persija bisa menjadi signal bahwa mereka sedang membangun mesin ofensif yang siap menghadapi competition level tinggi – dan Timnas mungkin butuh mesin seperti itu.
Tapi apakah Herdman benar-benar trust percaya pada pemain yang belum diuji di level internasional?
Runtukahu main dengan risk risiko tinggi, tapi itu justru yang bikin lini depan hidup.
Lagi-lagi Persija jadi pencetak talent bakat buat Timnas. Konsisten banget.
Kalau performance performa tetap stabil, bukan cuma Timnas, klub Eropa juga bisa melirik.
Tapi jangan lupa, tekanan di Timnas beda level. pressure Tekanan media itu nyata.
Pemain seperti ini butuh opportunity kesempatan, bukan cuma daftar cadangan terus.