Ini Lawan-lawan Arsenal dan City di Sisa Musim
Persaingan title Liga Inggris memasuki babak decisive setelah Manchester City mengalahkan Arsenal 2-1 di Etihad Stadium. Kemenangan itu menyusutkan gap menjadi hanya tiga poin, membalikkan pressure ke tim London yang sebelumnya memimpin.
Man City kini punya chance untuk menyalip total. Mereka masih menyimpan satu laga, dan cukup dengan kemenangan atas Burnley plus selisih dua gol untuk mengungguli Arsenal dalam goal difference . Namun, jadwal ke depan tidak akan mudah, terutama tiga laga tandang melawan Bournemouth, Crystal Palace, dan Aston Villa yang bisa jadi risk besar.
Sementara itu, Arsenal memiliki fewer pertandingan, tetapi tantangannya justru datang dari focus yang terbagi. Selain laga Liga Inggris melawan Newcastle, Fulham, dan West Ham, mereka harus menghadapi Atletico Madrid di semifinal Liga Champions. Ini bisa memengaruhi decision rotasi skuad dan energy pemain di setiap pertandingan.
Secara umum, jalur menuju champion penuh change mendadak dan challenge berlapis. Siapa pun yang bisa menjaga konsistensi di tengah pressure dan schedule padat, berpeluang besar membawa pulang trofi musim ini.
Jadwal Man City terakhir itu tough sulit banget, apalagi tandang. Bisa jadi turning point titik balik kalau gagal menang di Bournemouth.
Arsenal punya keuntungan main lebih banyak di kandang, tapi main di Liga Champions itu drain menguras tenaga. Faktor fatigue kelelahan bisa jadi penentu.
Mereka lupa bahwa selisih gol bukan satu-satunya factor faktor. Mental tim dan consistency konsistensi di laga kecil juga penting.
City punya satu laga simpanan, itu huge besar sekali. Tapi jangan remehkan Fulham dan West Ham, mereka suka bikin kejutan.
Arteta harus pintar atur rotation rotasi. Kalau sampai kalah karena overload kelebihan beban, sayang banget.
Yang paling critical krusial itu lawan Crystal Palace. Kedua tim main melawan mereka, dan hasilnya bisa langsung ubah standings peringkat.