JK Bongkar Bukti Chat WA, Tolak Permintaan Rismon dan Roy Suryo Terkait Buku 'Gibran EndGame'

Jusuf Kalla secara tegas menolak permintaan pertemuan dari Rismon Sianipar dan Roy Suryo yang ingin menyerahkan buku berjudul book 'Gibran EndGame' di Jakarta. Penolakan ini disampaikan langsung oleh mantan Wakil Presiden RI pada 18 April 2026, dengan alasan utama menjaga neutrality politik dan integritas pribadi. Ia menegaskan bahwa tidak pernah memberi ruang bagi pertemuan semacam itu, terlebih dengan membawa agenda yang bisa dipahami sebagai bagian dari dinamika politik yang sedang memanas.

Dalam konferensi pers di kediamannya di Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, JK menunjukkan bukti berupa chat WhatsApp sebagai bentuk transparansi kepada publik. Langkah ini dimaksudkan untuk membantah spekulasi yang berkembang, termasuk isu dukungan financial senilai lima miliar rupiah yang dikaitkan dengannya. "Saya tidak terima, mana lihatin," ujarnya dengan tegas, menunjukkan bahwa permintaan dari Rismon datang bersama tujuh orang dan jelas ditolak tanpa kompromi.

Selain Rismon, pakar telematika Roy Suryo juga dilaporkan sempat mencoba menghubungi JK untuk bertemu. Namun, permintaan tersebut juga ditolak dengan alasan yang sama. "Roy Suryo mau ketemu, saya tolak. Demi saya mau netral," tegas JK. Penolakan ganda ini menunjukkan konsistensi sikapnya untuk tidak terlibat dalam isu yang dinilainya sebagai upaya distraction publik dari isu-isu inti yang lebih mendesak.

Buku 'Gibran EndGame' sendiri telah menjadi bahan perbincangan luas di media sosial karena muatan political yang dibawanya. JK mencermati bahwa semakin banyak tokoh nasional yang diseret ke dalam narasi ini, mulai dari pimpinan partai hingga mantan presiden. Ia mengingatkan pentingnya menjaga ruang publik dari provokasi yang tidak bertanggung jawab, sambil menegaskan bahwa keterlibatannya hanya sebatas sebagai public figure yang ingin tetap menjaga kewibawaan dan posisi yang adil.

Reaksi 6

  • P
    PakdeGus

    Jelas ini soal integrity . Kalau mau netral, ya harus tegas menolak semua godaan masuk ke pusaran isu.

  • N
    NisaBicara

    Chat WA dijadikan bukti? Ini langkah cerdas. Transparansi seperti ini yang dibutuhkan dari tokoh public .

  • J
    JokoRiwut

    Tapi kenapa harus buat buku segala? Ini jelas drama politik yang dibuat serasa klimaks film.

  • T
    TanteLia

    Lima miliar? Itu cost besar kalau hanya buat bikin buku kontroversial.

  • B
    BangEdi

    Roy Suryo ikut-ikutan? Saya pikir dia lebih fokus pada analisis teknis, bukan political game .

  • S
    SitiCermat

    Yang patut dipertanyakan: siapa sebenarnya yang diuntungkan dari semua attention ini?

Artikel ini berbasis fakta dan disusun ulang untuk tujuan pembelajaran bahasa Inggris; reaksi pembaca adalah contoh dari beragam sudut pandang.

[email protected]