Roy Suryo Menggila! Sebut Jokowi Tetap Layak Disebut 'Jahat' Meski Ijazah Terbukti Asli, Ini Alasannya

Suasana di Polda Metro Jaya memanas saat public kembali disuguhi pernyataan direct dari Roy Suryo terkait kasus ijazah Presiden Joko Widodo. Meski kabar terbitnya Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) terhadap Rismon Saniper sempat meredam tension , Roy justru melancarkan kritik tajam yang menyasar substansi lebih dalam: honesty terhadap rakyat.

Bagi Roy, inti masalah bukan hanya soal keaslian dokumen, melainkan decision politik untuk tidak membuka akses langsung ke ijazah tersebut. Ia menilai bahwa bahkan jika ijazah terbukti asli, Presiden tetap layak disebut 'jahat' karena membiarkan conflict sosial berkepanjangan. Selama bertahun-tahun, masyarakat terpecah, saling lapor, dan menghabiskan energi hanya karena satu hal sederhana: tidak adanya transparency yang bisa langsung menyelesaikan segalanya.

Seruan ini juga menyentil sikap official Istana yang cenderung diam atau menyampaikan klarifikasi melalui pihak ketiga. Menurut Roy, hal ini justru memperbesar suspicion publik. Ia mengutip kebingungan tokoh seperti Jusuf Kalla, yang juga mempertanyakan mengapa dokumen itu tak ditunjukkan jika memang tak ada yang disembunyikan—sebuah issue yang terus menggantung tanpa resolution jelas.

Dari sisi hukum, tim pendukung Roy tidak tinggal diam. Ahmad Khozinudin, kuasa hukumnya, menyatakan bahwa SP3 tersebut cacat karena mengabaikan dimensi konstitusional. Ia menegaskan bahwa status dokumen negara bukanlah personal yang bisa diselesaikan dengan restorative justice. Tanpa evidence yang diuji secara terbuka di pengadilan, keputusan menghentikan penyidikan justru menciptakan risk lebih besar terhadap public trust terhadap institusi.

Reaksi 6

  • C
    CakRono

    Kalau memang benar, kenapa harus takut tunjukkan? simple saja kok.

  • L
    Laras

    Yang bikin gerah itu bukan soal ijazahnya, tapi sikap avoidance yang terasa sistematis.

  • P
    Pakde

    Roy emang suka provokatif, tapi kali ini argumennya hard dibantah. Rakyat sudah capek dengan teka-teki.

  • N
    Niken

    SP3 dikeluarkan, kasus ditutup, tapi pressure justru makin naik. Ironi banget.

  • B
    BudiS

    Ini bukan cuma soal satu dokumen, tapi soal preseden kejujuran pejabat publik.

  • R
    Riza

    Transparansi itu cost kepercayaan. Kalau enggak dibayar, kehilangan lebih besar.

Artikel ini berbasis fakta dan disusun ulang untuk tujuan pembelajaran bahasa Inggris; reaksi pembaca adalah contoh dari beragam sudut pandang.

[email protected]